Innalillahi, Ketua MWCNU Baki, Sukoharjo Wafat

Innalillahi, Ketua MWCNU Baki, Sukoharjo Wafat
Almarhum Kiai Bakri (kanan) Foto: NU Online/Masri Zaini)
Almarhum Kiai Bakri (kanan) Foto: NU Online/Masri Zaini)
Sukoharjo, NU Online
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Berita duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Sukoharjo, Kiai Muh Bakri dengan usia 65 tahun, meninggal dunia Kamis (20/2).  
 
Almarhum yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo, meninggal pukul 14.00 WIB di RS Mitra Husada dengan meninggalkan 1 istri dan dua orang anak yang semuanya telah berkeluarga.   
 
Menurut informasi yang didapat salah satu warga NU Baki, Ustadz Giri, almarhum tinggal di Baki sendiri karena istrinya sudah meninggal lama. "Jenazah akan dikebumikan Jumat (22/2) di Karang Malang, Jetis, Karanganyar," ujar Giri.
 
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sukoharjo, KH Khomsun Nur Arif menyampaikan, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat peduli dan memiliki perhatian kepada masyarakat sekitarnya terutama untuk NU Kecamatan Baki.
 
"Almarhum orang baik, pejuang NU yang luar biasa. Sugeng tindak Mbah Kyai Bakri. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un, semoga husnul khotimah. Alfaatihah," tutur Kiai Khomsun.
 
Hal yang sama disampaikan Rais PCNU Sukoharjo KH Abdullah Faishol, Buku catatan kegiatannya cukup lengkap dan memahami perkembangan di setiap Ranting NU desa di wilayah Kecamatan Baki. Almarhum Kiai Bakri senang bergaul, silaturahim, dan suka konsultasi.
 
"Sugeng tindak Mbah Kiai Muhammad Bakri, semoga husnul khatimah. Saya bersaksi bahwa beliau orang baik, min ba'dhish sholihin, pejuang NU yang tidak pernah mengenal lelah, pelayan umat yang tidak pernah mengenal waktu, dan hidupnya untuk melayani umat tanpa pamrih, serta organisatoris yang baik," doa Kiai Faishol terhadap almarhum Kiai Bakri. 
 
Kontributor: Masri Zaini
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile