Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ansor Brebes: Pimpinan Banser Harus Dipegang Kader yang Mumpuni

Ansor Brebes: Pimpinan Banser Harus Dipegang Kader yang Mumpuni
Ansor Brebes gelar seleksi Kasatkoryon Banser (Foto: NU Online/Wasdiun)
Ansor Brebes gelar seleksi Kasatkoryon Banser (Foto: NU Online/Wasdiun)
Brebes, NU Online
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Brebes, Jawa Tengah  Ahmad Munsip mengingatkan agar seluruh peserta uji kelayakan siap menerima hasil dari seleksi calon Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser. 
 
"Apapun hasil dan nilai yang diberikan oleh tim penguji harus diterima dengan lapang dada. Karena sesungguhnya ini adalah bagian dari ikhtiar menata barisan sebagaimana pesan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas agar Ansor dan Banser segera berbenah menata barisan dan menata internal agar lebih baik lagi," ujarnya.
 
Hal itu disampaikan saat PC Ansor Kabupaten Brebes mengadakan uji seleksi calon Kasatkoryon Banser di Gedung PCNU Jalan Yos Sudarso 36 Brebes, Rabu (19/2).
 
Dikatakan, mereka yang diseleksi untuk menduduki posisi Kasatkoryon di tingkat Kecamatan untukmencari pimpinan Banser yang mumpuni, berkualitas, dan kapasitasnya bisa dipertanggungjawabkan. 
 
"Mekanisme uji seleksi dan penilaian calon Kepala Satuan Koordinasi Banser di semua tingkatan ini terbilang baru, sebagai terobosan dalam rangka peningkatan kualitas (capacity building) Banser," ungkap Munsip.
 
Lebih lanjut Munsip mengatakan, Banser sebagai kader inti Gerakan Pemuda Ansor harus memiliki kualifikasi dan dedikasi khusus. Kader harus mampu menjalankan empat fungsi utama, yaitu fungsi kaderisasi, dinamisator, stabilisator, dan katalisator dalam rangka pengkhidmatan Gerakan Pemuda Ansor kepada agama, bangsa, dan negara.
 
"Dalam menjalankan fungsinya, Banser dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas baik segi personalia maupun institusional dalam bentuk satuan koordinasi dari tingkat pusat sampai dengan tingkat terkecil," tegasnya. 
 
"Sebagai entitas yang beranggotakan lebih dari satu juta kader, sudah barang tentu diperlukan tata kelola dan pengorganisasian personalia dan satuan koordinasi secara sistematis, terukur dan terarah agar sejalan dengan tujuan dan cita-cita organisasi Gerakan Pemuda Ansor," bebernya. 
 
Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Brebes Subkhan kepada NU Online Jumat (21/2) mengatakan, seleksi dilakukan untuk memenuhi tiga Kasatkoryon yakni di Satkoryon Jatibarang, Satkoryon Larangan, dan Satkoryon Brebes. 
 
"Tiap PAC Ansor diminta mengusulkan 3 anggota Banser untuk diseleksi oleh pimpinan cabang," jelasnya.
 
Subkhan menyampaikan, pelaksanaan uji seleksi dan penilaian calon Kasatkoryon merupakan amanah dari Peraturan Organisasi (PO) Banser tentang syarat dan tata cara pengangkatan Kepala Satuan Koordinasi Banser dan dikuatkan dengan hasil Rakerwil GP Ansor tahun 2017 di Pesantren Parakan Temanggung.  
 
"Diharapkan Kasatkoryon yang terpilih memiliki kompetensi, kapabilitas, loyalitas, dan integritas yang tinggi. Sehingga memiliki kemampuan untuk merawat, melatih, dan memberi strategi gerakan organisasi," tandas Subkhan.
 
Kontributor: Wasdiun
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile