Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Sepekan Kirab Koin Muktamar Pragaan Sumenep Raih 18 Juta

Sepekan Kirab Koin Muktamar Pragaan Sumenep Raih 18 Juta
Kirab Koin Muktamar NU di Pragaan, Sabtu (22/2). (Foto: Ach Khalilirrahman)
Kirab Koin Muktamar NU di Pragaan, Sabtu (22/2). (Foto: Ach Khalilirrahman)
Sumenep, NU Online
Sepekan dilakukannya Kirab Koin Muktamar NU Pragaan Sumenep, berhasil terkumpul Rp18.446.200.
 
Syarif Hidayatullah, pengurus LAZISNU Pragaan mengatakan perolehan tersebut didapat dari usaha para pengurus NU, lembaga, dan badan otonom yang telah 'blusukan' mengunjungi beberapa lembaga pendidikan dan desa-desa yang ada di Kecamatan Pragaan sejak Sabtu (15/2) lalu.
 
Katib Syuriayah PCNU Sumenep KH Zainurrhaman Hammam mengatakan  berapa pun nominal yang disumbangkan oleh masyarakat, tidak akan sia-sia.
 
"Sebab bukan soal jumlah, tapi soal menunjukkan kekuatan kemandirian," ujar KH Zainurrahman Hammam ketika menyampaikan pengarahan di depan santri Pesantren Al-Muqri Prenduan, Sabtu (22/2) pagi.
 
Ditanya agenda selanjutnya, Ketua Tim Kirab Koin Muktamar Pragaan, Ach Fatihul Abror mengatakan bahwa dirinya ingin konsolidasi terlebih dahulu.
 
"Insyaallah kita adakan rapat evaluasi dan konsolidasi antaranggota tim agar lebih solid ke depannya," tutur pria yang akrab disapa Gus Fatih.
 
Sebelumnya diberitakan, untuk menyukseskan penggalangan Koin Muktamar, para pengurus berkeliling ke lembaga pendidikan agar Koin Muktamar bisa menyapa para pelajar.  
 
Kegiatan Kirab Koin Muktamar ini mendapatkan respons positif dari para warga madrasah, baik siswa maupun guru. Begitu kotak Koin Muktamar datang, para pelajar tampak berebut memasukkan sebagian uang saku mereka dimasukkan ke dalam kotak.  
 
Salah satu pengajar di MI Al-Ihsan Sentol Daya, Ustadz M Zuhri berharap Kirab Koin Muktamar bisa menjadi perekat hubungan antara NU dengan Nahdliyin, termasuk generasi muda.  
 
Gerakan Koin Koin Muktamar juga hanya semata-mata untuk tujuan nominal, namun bagaimana menumbuhkan jiwa sosial, empati, dan kemandirian Nahdliyin.
 
Kontributor: Ach Khalilurrahman
Editor: Kendi Setiawan 
BNI Mobile