Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

IPNU-IPPNU Sarana Lahirkan Penerus NU di Masa Mendatang

IPNU-IPPNU Sarana Lahirkan Penerus NU di Masa Mendatang
Makesta digelar PAC IPNU-IPPNU Cilincing, Jakarta Utara. (Foto: NU Online/Khoirul Rizqy)
Makesta digelar PAC IPNU-IPPNU Cilincing, Jakarta Utara. (Foto: NU Online/Khoirul Rizqy)
Jakarta, NU Online 
Para pelajar hendaknya disiapkan untuk mengenal dan memahami Nahdlatul Ulama sejak dini.  Karena merekalah yang kelak akan menjadi penerus masa depan bangsa.
 
Berangkat dari kesadaran tersebut, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). Kegiatan dipusatkan di SMK Citra Bangsa, Cilincing sejak Sabtu hingga Ahad (23-24/2).
 
“Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencetak pelajar NU yang berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai keaswajaan dan keindonesiaan, sekaligus menyongsong hari lahir ke-66 IPNU,” kata Yazid Amirullah, Ahad (23/2).
 
Para peserta Makesta dibekali materi dimulai dari ideologi NU, kebangsaan, pengenalan IPNU-IPPNU hingga keterampilan berorganisasi dan seni dalam kepemimpinan.
 
Ketua pelaksana ini mengungkapkan syukur dan terima kasih atas terlaksananya Makesta. Menurutnya, di balik suksesnya acara Makesta tersebut tak lepas dari kekompakan dan semangat dari kader IPNU-IPPNU Kecamatan Cilincing.
 
"Terima kasih atas kekompakkan dan semangat dari rekan dan rekanita IPNU-IPPNU, karena hal itulah yang menopang suksesnya acara ini,” ungkap pelajar SMKN 12 Jakarta ini.
 
Sementara itu, Ketua PAC IPNU Kecamatan Cilincing, Adhitya Rifaldhi mengatakan bahwa Makesta adalah kaderisasi jenjang pertama IPNU IPPNU.
 
Dalam momentum Harlah ke-66 IPNU ini, Adhit mengajak para kader untuk berjuang mengasah kualitas diri, juga meneladani perjuangan ulama NU dan tokoh pendiri IPNU maupun IPPNU.
 
"Dalam momemtum Harlah IPNU ini, mari kita tingkatkan kualitas diri, sebab kualitas diri kita adalah cerminan dari kualitas IPNU-IPPNU. Hal itu dapat kita capai dengan cara berjuang, sebab dengan perjuanganlah IPNU bisa terus eksis hingga 66 tahun ini,” ujar Adhit.
 
Hal senada juga disampaikan Putri Nurdiana selaku Ketua PAC IPPNU Kecamatan Cilincing. Putri mengatakan bahwa di sela-sela padatnya aktivitas seorang pelajar tak boleh menyurutkan semangat dalam berorganisasi.
 
Menurutnya, bergabung dalam IPNU-IPPNU bukanlah pembatas ruang gerak pelajar, justru organiasasi adalah wadah bagi pelajar untuk menimba ilmu dan mengembangkan diri.
 
"Berorganisasi bukan untuk membatasi ruang gerak pelajar di tengah padatnya aktivitas di sekolah. IPNU-IPPNU justru adalah wadah untuk menimba ilmu dan mengembangkan potensi diri,” jelas pelajar SMAN 73 Jakarta ini.
 
Makesta dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan di antaranya, Kiai Ahmad Mukhlis Fadlil selaku Pengasuh Pesantren Ash-Sholihin Al Abror dan Pembina PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Cilincing. Juga Ustadz Ahmad Fuad selaku Pengurus Aswaja Center NU Jakarta Utara, Ustadz Syamsul selaku guru SMK Citra Bangsa, Ustadz Nazib selaku pengurus NU Cilincing; dan Polsek beserta perangkat Kecamatan Cilincing.
 
 
Kontributor: Khoirul Rizqy
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile