Tingkatkan Akses Pemasaran, LAZISNU Bondowoso Gelar Pelatihan Digital

Tingkatkan Akses Pemasaran, LAZISNU Bondowoso Gelar Pelatihan Digital
LAZISNU Bondowoso, Jatim gelar Pelatihan Digital Marketing (Foto: NU Online/Aryudi AR)
LAZISNU Bondowoso, Jatim gelar Pelatihan Digital Marketing (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Bondowoso, NU Online 
Dunia maya begitu memesona, Hampir semua masyarakat dewasa ini berhubungan dengan dunia maya setiap saat. Tidak sekadar bertutur sapa dan menumpahkan kekesalan, namun media sosial sering kali menjadi panduan dalam mencari informasi tentang segala hal, mulai dari soal kuliner hingga  kitab kuning. 
 
Maka, betapa pentingnya memahami seluk-beluk media sosial.  Itulah yang melatarbelakangi Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Bondowoso, Jawa Timur menggelar Pelatihan Digital Marketing di Gedung Sababina Praja Satu Pemerintah Kabupaten Bondowoso selama dua hari (22-23/2).
 
Menurut  Ketua  PC LAZISNU Bondowoso Muhammad Imron, sesuai dengan namanya, pelatihan tersebut dimaksudkan untuk memberikan ketrampilan kepada peserta dalam memanfaatkan dunia digital seoptimal mungkin, khususnya dalam pemasaran produk.
 
"Saat ini jual beli melalui sistem daring sudah menjadi trend di kalanan insan terdidik. Sakarang membeli apapun bisa melalui daring dengan harga terjangkau. Jadi tidak perlu susah-susah datang ke toko,” jelasnya di sela-sela penutupan pelatihan, Ahad (23/2). 
 
Imron menambahkan, penguasaan media sosial sangat penting bagi kader dan pengurus NU. Sebab, tak sedikit kader  NU  dan pesantren yang mempunyai produk usaha dan memerlukan akses pemasaran yang lebih luas. 
 
“Jadi mereka bisa memanfaatkan media sosial untuk pemasaran dan pengenalan produk,” tambahnya.
 
Imron menegaskan bahwa terbukanya kran informasi di dunia maya seharusnya memicu tumbuhnya kreativitas kader NU untuk membangun atau bahkan mengembangkan usaha. Karena itu, modal keterampilan dalam memahami dan mamanfaatkan google sangat penting.
 
“Jadi begitu kita list produk atau apapun, langsung masuk dalam daftar pencarian google dan itu langsung muncul saat nama produk itu dicari,” ucapnya.
 
Dikatakan, google search merupakan mesin pencari yang paling banyak digunakan di dunia maya. Sekian ratus juta kueri dimasukkan setiap harinya oleh para peselancar web melalui berbagai macam layanan yang disediakan.
 
“Dengan memanfaatkan google, produk kita tidak hanya dikenal di Indonesia, tapi juga di luar negeri,” jelasnya.
 
Pelatihan tersebut digelar atas kerjasama LAZISNU Bondowoso dengan Gapura Digital, diikuti oleh 130 peserta. Mereka berasal dari utusan MWCNU, Banom, dan lembaga NU.
 
Pewarta: Aryudi AR 
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile