Kader PMII Guluk-Guluk Borong Juara Cipta Baca Puisi Se-Madura

Kader PMII Guluk-Guluk Borong Juara Cipta Baca Puisi Se-Madura
Kader PMII Guluk-Guluk saat menerima penghargaan. (Foto: NU Online/Hairul Anan)
Kader PMII Guluk-Guluk saat menerima penghargaan. (Foto: NU Online/Hairul Anan)

Sumenep, NU Online

Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur tidak henti-hentinya melahirkan kader berprestasi tingkat nasional ataupun skala lokal. Prestasi tersebut berlangsung tiap tahun, bergantian dari generasi ke generasi.

 

Terbaru, kader Korps PMII Putri (Kopri) Pengurus Komisariat PMII Guluk-Guluk meraih juara cipta dan baca puisi se-Madura. Lomba tersebut diselenggarakan oleh sanggar Banyumin Nurul Jadid, Bluto, Sumenep, Jawa Timur.

 

Penerimaan hadiahnya berlangsung meriah dan khidmat, Ahad (23/2) pukul 22.15 WIB.

 

Terdapat tiga kader Kopri PMII Guluk-Guluk yang menjuarai lomba tersebut. Mereka adalah Shofi Nur Agustin (juara Umum Lomba Baca Puisi), Ratna Wulandari (Juara 1 Lomba Cipta Puisi), dan Umdatul Khoirat (Juara 3 Lomba Cipta Puisi). Semuanya nampak bahagia dan tersenyum manis saat menerima hadiah.

 

"Keberhasilan ini tidak terlepas dari ketekunan belajar, semangat membaca dan menulis, dan tentu berproses di Kopri PMII Guluk-Guluk," ungkap mereka setelah penerimaan hadiah.

 

Sementara itu, Ketua Komisariat PMII Guluk-Guluk, Moh Faiq, mengaku sangat senang dan bahagia ketika mendengar kabar kemenangan mereka.

 

"Kami banyak berterima kasih pada mereka telah menunjukkan bahwa kader-kader PMII bisa menorehkan prestasi, dan kemampuannya tidak diragukan lagi. Semoga ini juga menjadi contoh kepada yang lain. Kopri berprestasi, jayalah PMII!" tegasnya.

 

Faiq berharap, prestasi yang direngkuh para kader Kopri PMII Guluk-Guluk diharapkan bisa jadi inspirasi bagi para kader lainnya. Bahkan, mesti dijadikan pelecut untuk turut berprestasi di jenis perlombaan lainnya.

 

"Kepada sahabat-sahabat yang juara, jangan lantas jumawa. Anggaplah prestasi tersebut sebagai pintu pembuka untuk meraih ragam penghargaan lainnya," tegas Faiq.

 

Diungkapkan, sejauh ini kader PK PMII Guluk-Guluk kerap juara dalam bidang kepenulisan, baik berupa lomba karya tulis ilmiah (LKTI), esai, maupun karya cipta puisi dan cerpen. Para kader tersebut cukup mewarnai prestasi akademik di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA).

 

"Sebagai pengurus, kami juga terlibat tiap ada perlombaan. Dalam hal kompetisi berkarya, kami selalu berpacu untuk menjadi yang terbaik," terang Faiq.

 

Menurutnya, prestasi yang diraih para kader PMII Guluk-Guluk tidak terlepas dari spirit pembinaan para seniornya. Para senior mereka memberikan contoh tidak sebatas berupa wejangan saja.

 

"Namun dengan teladan, yakni turut berprestasi dalam ragam lomba lokal, regional, nasional, bahkan internasional," paparnya.

 

Kaderisasi dengan cara memberikan teladan, tambah Faiq, terbilang sangat efektif. Sebab, para kader tergerak dengan sendirinya untuk tidak kalah berprestasi dibanding para seniornya.

 

"Prinsipnya adalah kami malu mengaku kader PMII Guluk-Guluk bila tidak berprestasi. Sebab, senior-senior kami selalu dilekati dengan prestasi akademik maupun non-akademik," tukasnya.

 

Kontributor: Hairul Anam

Editor: Aryudi AR

BNI Mobile