Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Pembukaan Munas-Konbes NU di Sarang Bakal Dihadiri Ribuan Orang

Pembukaan Munas-Konbes NU di Sarang Bakal Dihadiri Ribuan Orang
Logo Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Sarang, Rembang.
Logo Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Sarang, Rembang.
 
Jakarta, NU Online
Panitia Pelaksana Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2020 terus mematangkan persiapan terutama pada pembukaan yang akan berlangsung di Pesantren Al-Anwar Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Selasa (18/3) mendatang. Panitia memastikan dua ribu orang terdiri dari warga NU di Jateng dan seluruh jajaran pengurus NU di semua tingkatan hadir menyaksikan agenda akbar PBNU itu.

“Pembukaan akan hadir dua ribu orang. Seribu  peserta, seribu lagi undangan dari warga NU utusan dari MWC-MWC di Kabupaten Rembang, cabang-cabang juga diundang seluruh cabang di Jateng, Jatim, dan Jogja. Pokoknya yang berdekatan saja agar tak merepotkan. Nanti kita batasi dua ribu orang saja, meskipun sebenarnya permintaan lebih banyak itu ada,” kata Sekretaris Panitia Munas-Konbes NU 2020 H M Imdadun Rahmat kepada NU Online, Kamis (5/3) malam. 

Ia menambahkan, setelah kegiatan pembukaan selesai, kegiatan selanjutnya adalah masuk ke agenda inti yakni Munas dan Konbes. Peserta aktif yang akan mengikuti semua rangkaian acara ada 800 orang. Mereka adalah utusan dari PWNU di seluruh provinsi termasuk para kiai sepuh, Mustasyar PBNU, A’wan PBNU serta Syuriah PBNU.   

Menurut H Imdad, perbedaan Munas Alim Ulama NU tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya yakni di waktu dan undangan. Munas kali ini hanya digelar 2 hari sementara Munas sebelumnya digelar 3 hari. Alasannya, Munas kali ini memberikan waktu seluas-luasnya kepada para kiai di internal NU. 

Baca juga: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2020 Siap Digelar

Kemudian, panitia juga tidak mengundang ulama internasional seperti Munas sebelumnya dan tidak mengundang pejabat negara. Meski begitu, terkait hal ini belum diputuskan secara mutlak, akan dibahas pada rapat gabungan antara SC dan OC.

“Pokoknya seluruh yang hadir penting. Peserta dari daerah juga penting sekali. Karena ini hajatnya NU dan Ulama NU. Jadi, bukan saatnya mengundang ulama dari negara lain,” tuturnya. 

Dia pun memastikan kualitas Munas Alim Ulama dan kesakralan Konbes NU tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan Munas-munas sebelumnya yang menghasilkan gagasan segar terkait sikap PBNU dan ragam keputusan menghukumi perkara tertentu perspektif Islam. 

Seperti diberitakan sebelumnya, PBNU bakal menyelenggarakan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Munas-Konbes dijadwalkan dua hari, Rabu-Kamis, 18-19 Maret 2020 mendatang.

Pelaksanaan kegiatan tersebut akan berlangsung di empat pesantren, yakni Al-Anwar Pusat, Al-Anwar II, III, dan IV. Pesantren tersebut merupakan asuhan almaghfurlah KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) yang hingga akhir hayatnya adalah seorang Mustasyar PBNU. 
 
Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Musthofa Asrori
BNI Mobile