Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Peringati Harlah ke-97 NU, PWNU Jatim Ziarahi Makam KH Mahfudz Shiddiq Jember

Peringati Harlah ke-97 NU, PWNU Jatim Ziarahi Makam KH Mahfudz Shiddiq Jember
Suasana penyambutan rombongan Ziarah Muassis PWNU Jatim di makam KH Mahfudz Shiddiq di Jember, Sabtu (7/3) malam. (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Suasana penyambutan rombongan Ziarah Muassis PWNU Jatim di makam KH Mahfudz Shiddiq di Jember, Sabtu (7/3) malam. (Foto: NU Online/Aryudi AR)

Jember, NU Online

Para muassis NU jelas mempunyai peran besar dalam meletakkan fondasi organisasi, dan merawat pertumbuhannya. Karena itu, muassis NU tak boleh diabaikan, apalagi dilupakan. Sebab mereka telah menumpahkan tenaga dan pikirannya untuk membesarkan NU.

 

“Ya, para muassis bagi kita wajib diingat, kita kirimi fatihah agar NU yang mereka bangun selalu diberi kekuatan oleh Allah,” ujar pimpinan rombongan Ziarah Muassis Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Ilhamullah Sumarkan kepada NU Online di sela-sela mengunjungi makam KH Mahfudz Shiddiq di Condro, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Sabtu (7/3) malam.

 

Menurut Kiai Sumarkan, mengunjungi atau ziarah ke makam para muassis (pendiri) NU memang menjadi rangkaian peringatan Harlah ke-97 NU. Dikatakannya, PWNU Jawa Timur dalam kegiatan ini menurunkan tiga rombongan dengan tiga bus di hari yang sama.

 

Rombongan pertama yang dipimpin KH Sholeh Hayat menunjungi makam KH Ridwan Abdullah, KH Mas Alwi Abd. Azis, KH Hasan Gipo Ampel (ketiganya di Surabaya), dan KH Abdullah Faqih di Gresik. Rombongan kedua yang dipimpin KH A Syadid Djauhari dan KH Sumarkan menuju makam KH Muhamamd Hasan (Genggong, Probolinggo), KHR As’ad Syamsul Arifin (Situbondo), dan KH Mahfudz Shiddiq (Jember). Rombongan ketiga yang dipimpin KH Nuruddin A Rahman mengunjungi makam KH Muhammad Kholil dan KH Doro Muntaha (Bangkalan, Madura).

 

“Alhamdulillah, kami sampai di Jember, bisa tahlilan di makam ini (KH Mahfudz Shiddiq),” lanjutnya.

 

Ia menambahkan, Kiai Mahfudz, selain merupakan salah satu pendiri NU dan pernah menjadi Ketua Umum PBNU, juga seorang pejuang. Bersama KH Hasyim Asy’ari, beliau melawan cengkeraman penjajah, lebih-lebih dalam masa penjajahan Jepang.

 

“Beliau besar sekali jasanya untuk NU dan bangsa,” terangnya.

 

Rombongan ziarah tersebut, sebelumnya mampir ke kantor PCNU Jember untuk ramah tamah. Setelah itu, mereka meluncur ke makam Kiai Mahfudz. Di situ sudah menunggu Rais Syuriyah PCNU Jember, KH Muhyiddin Abdusshomad, para pengurus NU, dan Gus Ahmad Gholban Aunir Rohman selaku keturunan Kiai Mahfudz.

 

Pewarta: Aryudi AR

Editor: Muhammad Faizin

BNI Mobile