Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Tingkatkan Kemandirian, GP Ansor Kabupaten Sukabumi Luncurkan Gerakan Wakaf

Tingkatkan Kemandirian, GP Ansor Kabupaten Sukabumi Luncurkan Gerakan Wakaf
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi Farhan Zayyid (kanan) dan Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi (Foto: NU Online/Sofyan)
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi Farhan Zayyid (kanan) dan Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi (Foto: NU Online/Sofyan)
Sukabumi, NU Online
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kabupaten Sukabumi meluncurkan Gerakan Wakaf  Kader Mandiri di aula kantor PCNU Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (8/3). Kegiatan tersebut dilakukan di sela rapat koordinasi cabang (rakorcab) kesatu dengan tema "Kader Sinergi Organisasi Mandiri." 

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi Farhan Zayyid mengatakan melalui peluncuran kegiatan tersebut, ke depan setiap Pimpinan Anak Cabang harus meningkatkan kualitas dan kapasitas kadernya masing-masing. 

“Kalau kita tidak mengisi dan memperkuat kader sedari sekarang, siapa yang akan meneruskan para pengurus NU yang akan datang. Jangan sampai kepengurusan NU tidak berrkualitas dan ini harus diisi oleh kader-kader Ansor dan jika Ketua PAC Ansor tidak mau bergerak dalam peningkatan kapasitas, maka PC siap mem-PAW-kan atau memberhentikan,” tegasnya. 

Selain itu, kata dia, peningkatan kapasitas harus disertai dengan kemandirian organisasi yaitu kemandirian ekonomi, minimal satt PAC GP Ansor memiliki satu unit usaha produktif supaya memberikan manfaat kepada masyarakat umum. 

“Kita tidak bisa hanya meminta dan meminta terus, maka dengan itu kami membikin lembaga wakaf. Dan lewat gerakan wakaf ini berharap ketua PAC bisa menjalankannya, jika ketua PAC tidak siap harap mengundurkan diri dari sekarang. Untuk mensukseskan hal itu, rencananya satu PAC harus melakukan iuran sejuta per bulan sebagai modal untuk usaha produktif,” jelasnya. 

Ketika GP Ansor mandiri, cucu pendiri pondok pesantren Al-Masthuriyah ini, maka kegiatan apa pun yang dilaksanakan oleh organisasi akan berjalan dengan baik.

“Kita harus satu wadah bagaikan kaljasadil wahid, jika salah satu anggota PAC kita sakit maka kita sakit semua, dan jika senang maka kita senang bersama, tidak sendirian, dalam segala hal apa pun,” tegasnya lagi. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan dalam dua tahun ini pimpinan cabang akan memantau dan monitor pergerakan PAC dalam menjalan manifestasi dari visi misi GP Ansor Kabupaten Sukabumi di antaranya pembenahan administrasi/tertib administrasi dan tata kelola. 

“Maka dengan itu kami buatkan buku sesederhana mungkin untuk dipahami karena besarnya cabang ada di pundak para ketua PAC yang ada di kecamatan masing-masing,” pungkasnya.

Pada kegiatan yang diwarnai dengan santunan kepada orang tua jompo tersebut GP Ansor menegaskan agar turut serta pula memberikan sumbangsihnya kepada Koin Muktamar NU dalam rangka mensuksekan hjatan akbar Nahdlatul Ulama yang akan berlangsung di Lampung akhir tahun ini. 

Kontributor: Sofyan Syarif
Eitor: Abdullah Alawi
BNI Mobile