Ketua NU Brebes Terpilih Prioritaskan Tiga Program Unggulan

Ketua NU Brebes Terpilih Prioritaskan Tiga Program Unggulan
Ketua PCNU Brebes, Jateng, KH Nasruddin (tiga dari kanan) (Foto: NU Online/Wasdiun)
Ketua PCNU Brebes, Jateng, KH Nasruddin (tiga dari kanan) (Foto: NU Online/Wasdiun)
Brebes, NU Online
Setelah mengantongi Surat Keputusan (SK) pengesahan, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Brebes, Jawa Tengah KH Nasrudin hasil Konferensi Luar Biasa (KLB) menggarap tiga program unggulan.
 
"Kami akan fokus pada tiga garapan, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat," kata Nasrudin
 
Hal itu disampaikan kepada NU Online usai memimpin rapat persiapan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) dan Pelantikan Pengurus di gedung PCNU Jalan Yos Sudarso 36 Brebes, Ahad (8/3) sore.
 
Pengasuh Ponpes Modern Al-Falah Jatirokeh, Songgom, Brebes itu menargetkan tiga program. Pertama pendidikan, diakui bahwa lembaga pendidikan yang dimiliki NU masih kelas 3-4. Untuk itu, pihaknya akan melakukan terobosan baru guna peningkatan kualitas pendidikan. 
 
"LP Ma'arif harus memiliki sekolah unggulan yang jadi kebanggaan Nahdliyin," ucapnya.
 
Termasuk pembangunan universitas NU. "Perorangan saja bisa bangun kampus, masa kita yang kroyokan, tidak mampu? Dengan ijin Allah SWT dan  bergotong royong, kita yakin mampu mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkelas nomor wahid," ungkapnya. 
 
Kedua, kesehatan. Nahdliyyin butuh sehat dan NU harus menjawabnya dengan menyediakan RSNU. "Klinik sekelas Pratama saja, kita tidak punya padahal banyak warga NU yang sakit. Mari kita bertekad untuk mendirikan Rumah Sakit NU," ajaknya.
 
Dan ketiga berupa peningkatan ekonomi masyarakat. Nahdliyyin adalah pejuang-pejuang ekonomi. Pelaku UMKM bertebaran di mana-mana yang mayoritas adalah Nahdliyin. Pemberdayaan ekonomi umat menjadi target yang menjadi prioritas untuk diwujudkan.
 
"NU Brebes telah memiliki banyak potensi, SDM juga tersedia. Tinggal digerakkan," kata Nasrudin.
 
Mengenai program dakwah, kepemimpinan, kepemudaan, kebangsaan dan lain-lain sudah digarap oleh badan otonom masing-masing dan sudah jalan. "Kami akan fokus pada tiga hal di atas," kata Kaji Nas, demikian sapaan akrabnya. 
 
Nasrudin yang juga mantan anggota DPR RI mengaku optimis membesarkan NU Brebes. "Sebagai kader NU, jangan pernah ragu untuk membesarkan NU di daerah,"
 
Terkait dengan rumor dualisme kepemimpinan di PCNU Brebes, Nasrudin menandaskan, tidak ada dualisme kepemimpinan ditubuh NU Brebes. Sebab, secara legal formal Surat Keputusan (SK) pengesahan kepengurusan sudah ditandatangani PBNU dan sudah turun.
 
"Artinya, Pengurus PCNU Brebes periode 2020-2025 hanya satu, tidak ada dualisme kepemimpinan. Hanya ada satu Kepengurusan yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU," tandas Nasrudin.
 
Kata Nasrudin, sesuai aturan organisasi kepengurusan yang sah, legal, adalah kepengurusan yang mendapatkan SK dari PBNU. Untuk itu, Nasrudin akan melakukan konsolidasi internal maupun eksternal. Sehingga tidak ada friksi yang tersiar kabar selama ini. 
 
Langkah selanjutnya kata Nasrudin, sesuai dengan Peraturan PBNU bahwa seluruh pengurus NU di berbagai tingkatan harus mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU). Maka sebelum dilantik, seluruh pengurus akan diikutsertakan dalam MKNU  
 
Kalau berbicara masalah pelantikan lanjutnya, bahwa pelantikan itu hanya sebuah seremonial, bukan pula sesuatu yang membuat kepengurusan itu legal atau ilegal. 
 
Namun sebagai organisasi yang besar, maka acara pelantikan perlu juga digelar untuk menambah ghirah (semangat) dan pelaksanaannya tinggal menunggu waktu dari PBNU. "Insya Allah dalam bulan Maret, MKNU dan pelantikan akan segera digelar," pungkasnya. 
 
Kontributor: Wasdiun
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile