Gelar Kumandang Seribu Terbang, Masjid Kudus Bakal Hadirkan Gus Mus

Gelar Kumandang Seribu Terbang, Masjid Kudus Bakal Hadirkan Gus Mus
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
Kudus, NU Online
Agenda Rajabiyah atau peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Kudus bakal digelar meriah. Pasalnya, pengurus mengagendakan pengajian umum dan Kumandang Seribu Terbang bersama KH Musthofa Bisri (Gus Mus) pada Senin (16/3) mendatang.
 
Ketua Pengurus Masjid Agung Kudus H Noor Badi mengatakan, kegiatan rajabiyah ini merupakan program tahunan yang dikemas secara berbeda-beda setiap tahunnya. Untuk tahun ini, pengurus mengundang Gus Mus sebagai tokoh pruralis yang diharapkan bisa memberi pesan penyejuk untuk jamaah yang hadir agar Kudus semakin harmonis dan toleran.
 
“Jadi, selain tema rajabiyah atau isra mi’raj, Gus Mus juga nanti akan bisa memberi pesan perdamaian dan toleransi agar kehidupan kita semakin harmonis dan aman,” ujarnya kepada NU Online, Jumat (13/3.
 
Ketua panitia rajabiyah Masjid Agung Kudus H Alex Fahmi menjelaskan, konsep acaranya nanti menghadirkan seribu orang penabuh terbang untuk memeriahkan pembacaan shalawat serta maulid Nabi. Selain itu, akan ada juga pembacaan puisi oleh H Munawir dan Handoko di sela-sela acara. 
 
"Keduanya akan membawakan puisi secara berduet. Panitia juga mengundang dua qari’ internasional, yakni H Sholikhul Hadi dan Ust Mas’ud Shahat yang juga akan berduet dalam acara tersebut," jelasnya. 
 
“Khusus untuk duet pembacaan ayat suci Al-Qur'an itu nanti disampaikan dengan metode qira’ah sab’ah. Jadi akan lebih variatif dan indah,” imbuhnya. 
 
Alex menambahkan,  usai acara penabuh terbang itu nanti akan dibuatkan wadah organisasi  untuk bisa semakin meningkatkan kualitas diri dan visinya di masa depan. Tujuan lainnya yakni menjadikan Masjid Agung Kudus sebagai pusat silaturahim para pecinta hadrah atau rebana. 
 
"Hingga saat ini, sudah tercatat lebih dari 700 penerbang yang akan ikut ambil bagian. Karena ini nanti tidak sekadar peringatan Rajabiyah secara seremonial, tapi akan ada follow up usai acara untuk para penabuh terbang tersebut,” ujar Alex kepada NU Online.
 
Menurut Alex, para aktivis hadrah dan shalawat yang mayoritas didominasi kawula muda itu perlu juga diarahkan kepada kegiatan bermanfaat lainnya. Demikian itu supaya tidak terpaku pada hal-hal rutinitas belaka, tetapi juga tercipta jaringan (networking) yang bisa dimanfaatkan untuk masa depan mereka nantinya.
 
"Pendaftaran akan kami tutup pada Ahad (15/3) lusa. Tidak hanya penerbang dari Kabupaten Kudus. Penerbang dari kabupaten sekitar seperti Demak, Pati, dan Grobogan pun disilakan jika ingin berpartisipasi. Untuk saat ini, dari luar kota yang mendaftar, ada dari Kabupaten Jepara," terangnya.
 
Terkait pendaftaran, para penerbang yang tertarik untuk berpartisipasi, bisa menghubungi panitia di +62 812-2706-066 (H Alex Fahmi) atau 085640134424 (Zaki). 
 
Kontributor: M Farid
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile