NU Kabupaten Sukabumi Bantu Pesantren di Lengkong yang Terbakar

NU Kabupaten Sukabumi Bantu Pesantren di Lengkong yang Terbakar
Rombongan PCNU saat menengok ke pesantren yang terkena musibah kebakaran (Foto: NU Online/Sofyan)
Rombongan PCNU saat menengok ke pesantren yang terkena musibah kebakaran (Foto: NU Online/Sofyan)
Sukabumi, NU Online
PCNU Kabupaten Sukabumi melalui Lembaga Penanggulan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBINU) mendistribusikan bantuan kepada pesantren yang terkena musibah kebakaran, yakni Pondok Pesantren Nurul Huda Almahdiyin di Kecamatan Lengkong, Sabtu (21/3). 
Saat menyampaikan bantuan, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH Muh Anshori memimpin rombongan. Turut serta bersamanya Wakil Ketua KH Ridwan Subagia,Wakil Sekretaris H Sirojudin Yusuf, Ketua LTMNU M. Jihad, serta Ketua LPBINU E.Z. Muttaqien, serta relawan LPBINU dan Banser.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Mahdiyin Ustadz Syahidin menjelaskan kronologi musibah yang terjadi pada Jumat pukul 01.30 tersebut. Menurutnya, kebakaran terjadi di lantai dua yang berfungsi sebagai tempat pengajian atau majelis taklim. Kemungkinan berawal dari konsleting listrik yang dibarengi suara letupan di atap ruangan lantai dua. Letupan tersebut yang membuat dirinya dan warga sekitar terbangun.

"Tiba-tiba terdengar gemuruh seperti petasan. Pas dilihat, api sudah membesar di atas. Kami rame rame bekerja sama dan mencari pertolongan dari warga sekitar untuk memadamkan api ," kata Ustadz Syahidin.

Ia menambahkan, untungnya, saat itu tidak banyak santri menginap karena libur mingguan. Hanya ada beberapa orang yang berada di lantai dasar. Meski demikian, api yang baru dapat dipadamkan warga sekitar pukul 03.00 itu, menyisakan kerugian materil sekitar Rp 120 juta. 

Ketua LPBINU Kabupaten Sukabumi Zaenal Muttaqin mengatakan, relawan NU Kabupaten Sukabumi mendonasikan peralatan pendidikan pengajian, pakaian layak pakai, dan sejumlah uang.

"Sudah menjadi tanggung jawab LPBINU lebih cepat tanggap atas musibah, apalagi ini menimpa lembaga sarana dan fasilitas agama. Jadi kalo ada bencana LPBINU harus di depan. Tadi kita mendonasikan sejumlah uang sumbangan dari beberapa pihak seperti PCNU dan LPBINU sendiri serta pakaian layak pakai dari pondok pesantren Yaspida dan kitab suci Al-Quranan," jelasnya.

Ustadz Syahidin berterima kasih atas perhatian dari LPBINU dan Banser serta berharap pihak lain termotivasi untuk membantu memulihkan pesantren yang terbakar yang berdada di Kp Cikadu, Rt 03, Rw 05, Desa Tegal Lega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi tersebut.

Kontributor: Sofyan Syarif
Editor: Abdullah Alawi
BNI Mobile