Pemerintah Harus Pastikan Kelompok Miskin Terdampak Covid-19 Dapat BLT

Pemerintah Harus Pastikan Kelompok Miskin Terdampak Covid-19 Dapat BLT
Ilustrasi pemberian uang (victorynews.id)
Ilustrasi pemberian uang (victorynews.id)
Jakarta, NU Online
Pemerintah berencana memberikan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) untuk masyarakat miskin yang merasakan dampak penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19, seperti pedagang kecil dan pengemudi transportasi online.

Mengomentari rencana pemerintah itu, Ketua Bidang Ekonomi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Sumantri Suwarno, menilai BLT dapat membantu meringankan beban keuangan kelompok miskin selama pandemi Covid-19 berlangsung.

“(BLT) Itu diharapkan menjadi pengganjel (bersifat sementara) atau bantuan buat kelompok terdampak ini,” kata Sumantri kepada NU Online, Kamis (26/3) melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut Sumantri menyatakan, kalau ekonomi dalam keadaan normal, bantuan seperti dalam bentuk BLT ini tidak efektif, tetapi kalau dalam keadaan krisis, maka tidak lagi berbicara tentang efektif atau tidak, melainkan berbicara tentang kepentingan, solusi, dan dampaknya yang bersifat jangka pendek.

“Kalau misalkan kamu tanya apakah orang yang sakit gigi itu dikasih Ponstand efektif? Dia tidak menyembuhkan dalam jangka panjang, tapi mengurangi rasa sakit. Yang efektif bagaimana? Yang efektif adalah bagaimana menciptakan atau memberikan alat produksi buat kelompok miskin ini: mereka diberikan modal, pelatihan, tapi itu kan gak bisa,” katanya memberikan analogi.

Adapun terkait data yang diperlukan agar tidak salah sasaran dalam memberikan bantuan, ia menyakini pemerintah mempunyai data yang baik untuk menjadi acuan. 

“Kalau saya sih intinya adalah lebih baik pemerintah itu lebih (banyak sasaran yang diberikan bantuan) misalnya kayak kamu yang harusnya gak dapet, ternyata dapet, gak apa-apa daripada orang yang harusnya dapet, tapi gak dapet karena pemerintah terlalu hati-hati. Lebih baik pemerintah salah data, tetapi memberikan kepada kelompok yang sedikit di atas garis kemiskinan, gak apa-apa, menurut saya, karena kalau benar-benar mareka (kelompok miskin) gak dapat bantuan dari pemerintah, waduh berat sekali mereka ini,” terangnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pihaknya masih mengkaji skema insentif yang akan digulirkan untuk pekerja sektor informal serta pekerja harian. Namun, pihaknya memastikan para pekerja harian serta pelaku usaha kecil bakal mendapatkan insentif dari pemerintah berupa BLT.

Pewarta: Husni Sahal
Editor: Abdullah Alawi 
 
BNI Mobile