Upaya Deteksi Dini, Rapid Test Corona di DKI 10.338 Negatif dan 121 Positif

Upaya Deteksi Dini, Rapid Test Corona di DKI 10.338 Negatif dan 121 Positif
Ilustrasi tes virus corona. (Foto: via 123rf.com)
Ilustrasi tes virus corona. (Foto: via 123rf.com)
Jakarta, NU Online
Tes massal terkait infeksi Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) di ibu kota Jakarta menuai hasil baik karena sebagian besar negatif dari infeksi virus mematikan itu. Dari 10.459 orang yang mengikuti tes massal dengan menggunakan rapid test, sebanyak 10.338 orang dinyatakan negatif dan 121 orang positif corona.

Namun, seberapa pun orang yang positif corona, akan mudah menyebarkannya kepada orang lain jika tidak dideteksi dini.

Pakar Epidemiologi dari FKM Universitas Indonesia dr Syahrizal Syarif menegaskan, salah satu kunci keberhasilan Korea Selatan dan Singapura dalam menanggulangi wabah corona ialah deteksi dini.

“Di Korea sebanyak 250.000 orang dilakukan tes massal. Semakin banyak kita bisa menemukan orang yang sakit, semakin besar kemungkinan melakukan penanggulangan wabah,” kata Syahrizal beberapa waktu lalu di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta telah melakukan rapid test sejak 24 Maret 2020. Tercatat, dari rapid test yang telah dilakukan selama 4 hari, 121 orang dinyatakan positif virus Corona (Covid-19).

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerangkan, rapid test tersebut diprioritaskan untuk tenaga medis. Selain itu, untuk orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan pasien COVID-19, baik yang positif maupun pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP).

Berikut ini rincian pelaksanaan rapid test di Jakarta seperti keterangan yang disampaikan Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada Ahad (29/3):

1. Di Jakarta Pusat, dilakukan 641 rapid test dengan hasil 8 orang positif dan 633 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 di Jakarta Pusat sebesar 1,2 persen.

2. Di Jakarta Utara, dilakukan 1.831 rapid test dengan hasil 7 orang positif dan 1.824 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 di Jakarta Utara sebesar 0,3 persen.

3. Di Jakarta Barat, dilakukan 1.511 rapid test dengan hasil 41 orang positif dan 1.470 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 di Jakarta Barat sebesar 2,7 persen.

4. Di Jakarta Selatan, dilakukan 2.709 rapid test dengan hasil 11 orang positif dan 2.698 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID-19 di Jakarta Selatan sebesar 0,4 persen.

5. Di Jakarta Timur, dilakukan 3.615 rapid test dengan hasil 51 orang positif dan 3.564 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID-19 di Jakarta Timur sebesar 1,4 persen.

6. Di Kepulauan Seribu, dilakukan 12 rapid test dengan hasil 1 orang positif dan 11 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID-19 di Kepulauan Seribu sebesar 8,3 persen.

7. Di Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) dilakukan 140 rapid test dengan hasil 2 orang positif dan 138 orang diketahui negatif. Persentase orang positif COVID-19 di PPKP sebesar 1,4 persen.

Pewarta: Fathoni Ahmad
Editor: Abdullah Alawi
BNI Mobile