Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ketua MUI Tangsel Apresiasi Posko NU Peduli Cegah Corona

Ketua MUI Tangsel Apresiasi Posko NU Peduli Cegah Corona
Tim NU Peduli Cegah Corona Tangsel bersama Ketua MUI Tangsel. (Foto: istimewa)
Tim NU Peduli Cegah Corona Tangsel bersama Ketua MUI Tangsel. (Foto: istimewa)
Tangsel, NU Online
Ketua MUI Kota Tangerang Selatan, Banten, KH Muhammad Saidih mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Posko NU Peduli untuk mencegah penyebaran virus Corona.
 
Hal itu disampaikannya saat ditemui di kediamannya di Komplek Pondok Pesantren Darul Hikmah Jalan Surya Kencana Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (28/3). Abah Saidih mengatakan kegiatan penyemprotan disinfektatn dan pembagian handsoap ke masjid, sekolah, dan pondok pesantren adalah kegiatan yang sangat positif.
 
"Adanya wabah Corona Posko Nu peduli  harus membuat kegiatan semacam ini karena sangat dirasakan ke warga kota Tangsel dan itu adalah bentuk kepedulian kita kepada masyarakat. Walaupun kecil sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
 
Ia juga memberikan nasihat kepada Tim Posko NU Peduli untuk selalu melakukan amal kebaikan dengan peduli kepada masyarakat.  Ia berharap Posko NU Peduli juga membuat kegiatan membagikan sembako, bahan-bahan pokok, ataupun makanan.
 
"Karena pemerintah sekarang sudah memberikan arahannya untuk tidak keluar rumah dan tidak bekerja. Namun bagi orang yang menengah ke bawah, orang yang miskin, arahan ini membuat kesehariannya akan hilang dan ia mau makan apa?," ujarnya.
 
Alangkah baiknya, kata Kiai Saidih, Posko NU Peduli membuat gerakan Donasi Seribu untuk setiap orang di Tangsel. Jika ada sepuluh ribu penduduk dan setiap orang berdonasi seribu akan menjadi sepuluh juta.
 
"Kalau penduduknya sejuta kan dapatnya akan banyak juga. Donasi itu bisa dikirim ke rekening LAZISNU Tangsel. Agar Corona tercegah dan keseharian dan perekonomian tetap lancar," terangnya.

Ia mengingatkan virus Corona dapat dimaknai sebagai wabah penyakit yang didatangkan oleh Allah buat manusia karena manusia sendirilah yang lupa pada Allah. Namun dapat juga bermakna bentuk kasih sayang-Nya kepada manusia.
 
"Berdoa dan beristighfar di rumah saja. Nggak usah ke mana-mana dan tetap jaga kesehatan tubuh kita ini," papar Kiai Saidih.

Penanggungjawab Posko NU Peduli, H Abdullah Masud menanggapi apresiasi dan arahan tersebut.
 
"Kami semua merasa senang dan menyampaikan terima kasih atas doa, saran, nasihat, dan apresiasi sesepuh kita di Tangsel ini. Semoga nasihat beliau bisa menambah energi dan semangat baru kepada semua tim NU Peduli," katanya.
 
Ia menegaskan, NU Peduli mencoba selalu bisa hadir menemani masyarakat dalam kondisi apa pun, terutama saat musibah melanda bangsa ini.  NU hadir menguatkan mental dan psikologi masyarakat yg sedang panik seperti sekarang ini.
 
"Semoga kehadiran NU Peduli yang diinisiasi oleh LAZISNU dan di-support oleh semua Banom NU di Tangsel in mampu menjawab kerinduan warga NU Tangsel terhadap jamiyahnya untuk memiliki program yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkap Cak Masud
 
 
Kontributor: Afifuddin Al
Editor: Kendi Setiawan
BNI Mobile