Cegah Covid-19, Kepala MA Swasta di Jombang Donasikan 10 Juta Lebih lewat LAZISNU

Cegah Covid-19, Kepala MA Swasta di Jombang Donasikan 10 Juta Lebih lewat LAZISNU
Penyerahan donasi Covid-19 dari Ketua BKMAS Jombang kepada staf LAZISNU. (Foto:NU Online/Syamsul Arifin)
Penyerahan donasi Covid-19 dari Ketua BKMAS Jombang kepada staf LAZISNU. (Foto:NU Online/Syamsul Arifin)
Jombang, NU Online
Partisipapasi elemen masyarakat untuk mencegah virus corona (Covid-19) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur cukup tinggi. Berbagai kalangan saling bergandengan tangan, bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus membahayakan itu. Seperti halnya para kepala Madrasah Aliyah (MA) yang tergabung dalam Badan Koordinasi Madrasah Aliyah Swasta (BKMAS) Jombang. Mereka menggalang dana di lingkungan kepala MA swasta untuk pencegahan Covid-19.
 
Hasil penggalangan dananya terkumpul sebesar 10.200.000 dan diserahkan kepada Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang. Pengurus BKMAS mempercayakan kepada LAZISNU terkait teknis penggunaan uangnya itu dalam pencegahan Covid-19.
 
Ketua BKMAS Jombang, Asmu'i mengatakan, dana sebesar 10 juta lebih tersebut adalah hasil penggalangan pengurus BKMAS selama empat hari di lingkungan kepala Madrasah Aliyah swasta se-Kabupaten Jombang.
 
"Ini adalah ikhtiar kami para kepala Madrasah Aliyah swasta untuk ikut serta berpartisipasi  mencegah virus Corona. Selama empat hari kita melakukan penggalangan dana," katanya saat menyerahkan donasi di kantor PC LAZISNU Jombang, Selasa (31/3).
 
Sementara itu Ketua PC LAZISNU Jombang, Ahmad Zainudin mengungkapkan, di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, masyarakat memang harus bersama-sama melakukan aksi-aksi nyata kepada sesama dengan cepat. Bukan lagi waktunya saling menunggu. Selagi masih mampu memberikan sumbangsih dalam pencegahan virus corona, harus segera dilakukan.
 
"Partisipasi dan dukungan semacam ini sangat diperlukan. Ini merupakan dukungan yang nyata dari berbagai elemen. Corona yang menyatukan kita, bergerak bersama, bekerja bersama, saling mendukung, dan saling menguatkan," ungkapnya.
 
Pria yang kerap disapa Gok Din ini menambahkan, partisipasi bukan lagi diukur dengan nominal yang diberikan di tengah merebaknya Covid-19. Tetapi lebih pada kesadaran dan kemauan dari semua pihak untuk bersama-sama melakukan aksi sosial atau kemanusiaan.
 
"Mungkin yang kita lakukan hanyalah butiran debu dipadang yang luas. Tapi yang paling penting ada nilai kebersamaan, nilai kemanusiaan, dan kepedulian pada sesama," imbuhnya.
 
Terkait donasi yang diterima LAZISNU dari BKMAS, ia memastikan akan digunakan tepat sasaran sesuai amanah BKMAS. LAZISNU, jelas dia, saat ini memang sedang gencar-gencarnya mengoptimalkan program tanggap bencana. Sejak pekan terakhir sudah ribuan paket cairan disinfektan dibagikan kepada warga NU, jamaah masjid dan mushala, siswa-siswi madrasah dan sekolah juga panti asuhan.
 
Sementara sekarang, imbuhnya, LAZISNU sedang menyiapkan 3000 masker non-medis untuk diberikan kepada Nahdliyin di setiap kecamatan melalui Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan badan otonomnya.
 
Pewarta: Syamsul Arifin
Editor: Muhammad Faizin
BNI Mobile