NU Semarang Advokasi Warga Rentan Ekonomi Akibat Covid-19

NU Semarang Advokasi Warga Rentan Ekonomi Akibat Covid-19
Ketua PCNU Kabupaten Semarang, KH Ahmad Fauzan (dua dari kanan) (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Ketua PCNU Kabupaten Semarang, KH Ahmad Fauzan (dua dari kanan) (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Semarang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang, Jawa Tengah  membentuk Tim NU Peduli Covid-19 untuk membantu kelompok rentan ekonomi di kalangan warga NU yang terimbas dampak selama dan pascadarurat Corona.
 
Ketua PCNU Kabupaten Semarang KH Ahmad Fauzan mengatakan, salah satu tugas tim adalah mengadvokasi nahdliyin yang terkena dampak kebijakan penanganan  mewabahnya Covid-19.
 
"Salah satu korban dari kebijakan pemerintah berupa pelarangan untuk berkumpul adalah masyarakat di bawah yang mata pencahariannya di sektor informal," kata Kiai Fauzan di Semarang, Selasa (31/3).
 
Menurutnya, langkah penanganan korban wabah covid-19 jangan hanya terfokus pada korban akibat penyebaran virus ini saja, masyarakat yang terkena dampak kebijakan penanganan virus inipun jangan sampai diabaikan.
 
Apalagi lanjutnya, masa darurat Corona diperpanjang, jumlah korban terdampak akan semakin panjang, terutama masyarakat di bawah yang menggantungkan hidupnya di sektor informal, hampir dapat dipastikan kelompok masyarakat rentan ekonomi pasti semakin banyak, karena akan kehilangan sumber mata pencahariannya.
 
"NU Kabupaten Semarang mengambil langkah cepat, mengadvokasi kelompok ini dengan menyiapkan Tim Peduli Covid-19," ujarnya.
 
Dia menambahkan, tim ini akan dipimpin mantan Sekretaris PW GP Ansor Jawa Tengah H Suratno Syukron dan dipayungi surat keputusan (SK) PCNU Kabupaten Semarang.
 
Sekretaris PCNU Kabupaten Semarang H Syamsul Ridwan mengatakan, cakupan tugas tim ini sangat kuat, selain membantu masyarakat rentan ekonomi agar dapat bangkit juga membantu pemerintah mencegah perluasan wabah Corona.
 
"Untuk maksimalkan aktivitas tim, seluruh potensi NU Kabupaten Semarang akan dikerahkan baik sisi SDM maupun potensi lain yang ada di lingkungan badan otonom di bawah NU Cabang Kabupaten Semarang," ungkapnya.
 
Menurutnya, tim juga akan memobilisasi potensi dan kekuatan Nahdliyin, ini merupakan gerakan masif yang menghimpun dana, natura dan jasa masyarakat untuk menghadapi kondisi darurat Corona.
 
Karena itu tuturnya, diharapkan seluruh warga NU di Kabupaten Semarang mendukung gerakan ini. Kegiatan perdana tim, akan membantu Pemkab Semarang memeriksa kesehatan rombongan santri Lirboyo asal kabupaten Semarang yang pada hari Selasa (31/3) sore tiba di kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang untuk menjalani masa liburan di rumah.
 
"Kegiatan selanjutnya akan disiapkan di forum raker Tim NU Peduli Covid-19 yang akan digelar secepatnya seraya mengidentifikasi berbagai hal yang berkembang selama berlangsungnya darurat corona," pungkasnya.
 
Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile