Alasan Anggota DPRD Jatim Ini Ikhlaskan Gaji ke LAZISNU untuk Halau Corona

Alasan Anggota DPRD Jatim Ini Ikhlaskan Gaji ke LAZISNU untuk Halau Corona
Penyerahan gaji Ahmad Athoillah secara simbolis diterima LAZISNU Jombang. (Foto: NU Online/Syamsul Arifin)
Penyerahan gaji Ahmad Athoillah secara simbolis diterima LAZISNU Jombang. (Foto: NU Online/Syamsul Arifin)
Jombang, NU Online
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur mendapat kepercayaan dari berbagai kalangan  masyarakat dalam hal pencegahan Covid-19. Terbukti belakangan ini hampir setiap hari menerima donasi peduli Covid-19 dari mereka, termasuk dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
 
Salah satunya seperti Ahmad Athoillah. Ia merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang mendonasikan sebagian gajinya untuk pencegahan wabah Covid-19 melalui LAZISNU Jombang. Gaji pertama ditransfer lewat rekening LAZISNU Jombang sebesar 6 juta Rupiah
 
Kepada NU Online, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan alasan dipilihnya LAZISNU sebagai wadah atau lembaga yang dipercaya mengelola gajinya untuk memutus mata rantai virus corona. Menurutnya, langkah LAZISNU cukup konkret dan masif dalam membantu masyarakat keluar dari cengkraman pandemi Covid-19.
 
"Kami tersentuh dari gerakan LAZISNU Jombang, yang bisa sangat masif ke desa-desa. Semua masyarakat melihat dan merasakan kinerja dari LAZISNU yang dalam praktiknya melibatkan LTMNU, RMINU, saya lihat juga ada dari Ansor dan IPNU juga turut berpartisipasi menyalurkan (disinfektan dan hand sanitizer) dari LAZISNU," katanya, Kamis (2/4).
 
Pandemi Covid-19 menurutnya memang harus disikapi dengan serius. Tidak hanya oleh pemerintah, masyarakat juga harus saling bergerak bersama melakukan pencegahan. Masyarakat di akar rumput tentu akan lebih masif gerakannya apabila didukung oleh tangan-tangan dermawan. Sedangkan LAZISNU, imbuhnya, sudah melakukan langkah partisipatif aktif untuk mereka.
 
"Kami dari Fraksi PKB juga semuanya orang NU, melihat lembaga dan Banom NU bersinergi seperti itu tidak ada cukup alasan buat kami untuk tidak menyalurkan gaji pokok kami ke lembaga lain selain LAZISNU," jelas pria yang kerap disapa Mas Atho' ini.
 
Ia berkomitmen untuk menyerahkan gaji pokoknya kepada LAZISNU Jombang sepanjang virus masih mewabah di tengah masyarakat. Menurut data yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, per tanggal 29 Maret lalu sudah ada satu warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Situasi itu menurut pandangannya perlu upaya lebih ekstra dalam melakukan pencegahan.
 
Sementara itu Ketua PC LAZISNU Jombang, Ahmad Zainudin mengungkapkan, Ahmad Athoillah selama ini juga sudah menjadi donatur tetap LAZISNU. Setiap bulan, ia istiqamah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berdonasi ke LAZISNU.
 
"Saya kenal baik dengan beliau. Bahkan teman ngopi. Beliau juga sudah menjadi donatur tetap jauh hari sebelumnya," ungkapnya.
 
Ia menyampaikan, LAZISNU akan mengelola donasi masyarakat dengan amanah. Semua bantuan dana akan digunakan untuk program tanggap bencana yang saat ini fokus pada peduli Covid-19.
 
Pewarta: Syamsul Arifin
Editor: Muhammad Faizin
BNI Mobile