Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

H Hamdani, Sosok Aktivis NU Pringsewu yang Disiplin Itu Wafat

H Hamdani, Sosok Aktivis NU Pringsewu yang Disiplin Itu Wafat
Almarhum H Hamdani bersama istri dan dua anaknya. (Foto:NU Online/Faizin)
Almarhum H Hamdani bersama istri dan dua anaknya. (Foto:NU Online/Faizin)
Pringsewu, NU Online
Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU lKabupaten Pringsewu, Lampung berduka. Salah satu aktivis NU di Bumi Jejama Secancanan Bersenyum Manis ini dipanggil Allah SWT. Ia adalah H Hamdani yang merupakan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) pertama selama dua periode di Kecamatan Ambarawa.
 
H Hamdani adalah sosok tokoh aktivis NU yang terkenal disiplin dan teliti. Puluhan tahun ia telah berkiprah di Nahdlatul Ulama sejak Kabupaten Pringsewu masih menjadi bagian dari Kabupaten Lampung Selatan.
 
Semasa mudanya, ia juga sudah berkiprah di NU dengan aktif di Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung Selatan. Kedisiplinan dan ketelitiannya dalam bidang manajemen kesekretariatan menjadikannya didapuk sebagai Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Selatan pada waktu itu.
 
"Ia sangat teliti dan disiplin menjalankan tugas sebagai sekretaris ketika saya menjadi ketua PC GP Ansor Lampung Selatan," kata KH Masdar saat bertakziah di kediaman H Hamdani di Kompleks Pesantren Yasmida, Ambarawa, Kamis (2/4).
 
Masih menurut Kiai Masdar, sosok H Hamdani adalah aktivis yang tak kenal lelah melakukan koordinasi. Ia mampu menjalankan tupoksinya dengan baik dan konsisten menjalankan program atau keputusan yang telah diambil organisasi.
 
Selain sebagai aktivis NU, ia juga aktif di dunia pendidikan. Ia tercatat pernah menjadi Kepala Sekolah SMP Yasmida dan sebagai abdi negara dengan menjadi Kepala Unit Pelaksana Teknis Pendidikan di Kecamatan Sukoharjo.
 
Sudah beberapa tahun ini, ia tidak bisa beraktivitas banyak karena penyakit yang dideritanya. Pada Rabu (1/4) petang, suhu badannya tiba-tiba tinggi. Keluarga pun berinisiatif membawanya ke sebuah klinik di Ambarawa. Namun Allah menghendaki lain, pada pukul 19.30 WIB, ia wafat meninggalkan 1 orang istri dan 2 putra serta 1 putri.
 
Jenazah dimakamkan pada Kamis (2/4) pagi di pemakaman umum setempat berdampingan dengan makam almarhum orang tuanya. Selamat jalan Pak Haji Hamdani, kiprahmu di NU senantiasa menjadi inspirasi. Lahu Al Fatihah.
 
Pewarta: Muhamad Faizin
Editor: Syamsul Arifin
BNI Mobile