Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

GP Ansor Bantu Pemerintah Rawat Zona Hijau Pantura

GP Ansor Bantu Pemerintah Rawat Zona Hijau Pantura
Para pengurus GP Ansor Pantura Pamekasan mendorong pemerintah merawat zona hijau wabah virus Corona. (Foto: Hairul Anam/NU Online)
Para pengurus GP Ansor Pantura Pamekasan mendorong pemerintah merawat zona hijau wabah virus Corona. (Foto: Hairul Anam/NU Online)

Pamekasan, NU Online

Sudah hampir sepekan ragam kegiatan sosial dilakukan oleh pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor di tiga kecamatan daerah pantai utara (pantura) Kabupaten Pamekasan, yakni Kecamatan Pasean, Waru, dan Batumarmar. Mereka memberikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat dan pengendara, dan secara intens melakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa titik.

 

"Itu kami lakukan sebagai inspirasi sekaligus mendorong pemerintah merawat zona hijau daerah pantura dari wabah virus Corona. Apalagi, daerah selatan di kabupaten ini sudah jadi zona merah seiring adanya satu orang positif Covid-19," terang Ketua Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Pasean, Abd Rasad saat ditemui di kediamannya, Kamis (2/4) sore.

 

Diterangkan, segala bahan dan biaya yang dikeluarkan dalam aksi sosial GP Ansor Pantura, semuanya bersumber dari sumbangan pengurus dan anggota GP Ansor. Itu sebagai ikhtiar kemandirian berorganisasi sebagaimana menjadi spirit Nahdlatul Ulama (NU).

 

Menurut Rasad, sejatinya daerah pantura merupakan zona yang cukup rawan Covid-19. Itu tidak terlepas dari penduduknya yang banyak berprofesi sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI). Rata-rata mereka bekerja di Malaysia, negara yang terjerat Covid-19 lebih dulu ketimbang Indonesia.

 

"Pemerintah jangan sampai diam. Para pendatang dari luar negeri mesti disikapi secara bijak: disterilkan tanpa dibuat tersinggung. Alhamdulillah sejauh ini hal tersebut cukup dirasakan oleh masyarakat," paparnya.

 

Menurut Rasyad, sterilisasi lingkungan dan masyarakat Pantura dari Covid-19 ternyata mampu menyadarkan para pemuda. Mereka yang biasa nongkrong dan berkerumun, kini mulai bergerak aktif turut terlibat dalam pembendungan wabah yang mematikan tersebut.

 

"Kami bergerak bersama secara masif. Alhamdulillah sudah sepekan berlangsung. Kami turut memasifkan sosialisasi jaga jarak guna memutus mata rantai Covid-19," urainya.

 

Sementara itu, aksi para pengurus GP Ansor daerah Pantura mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Pemekasan, Syafiuddin. Menurut wakil rakyat asal Kecamatan Waru, Pamekasan itu, gerakan GP Ansor Pantura terlihat murni menajamkan spirit pengabdian. Spirit kemandirian juga dipandang sebagai salah satu ruh eksistensi dalam berorganisasi.

 

"Pemerintah harus memperhatikan aksi mereka. Setidaknya turut bergerak aktif merawat 10 kecamatan yang tergolong zona hijau Covid-19," terang Syafiuddin.

 

Dari 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan, dua kecamatan tergolong zona kuning. Sementara Kecamatan Pademawu sudah masuk zona merah seiring dengan satu warga di daerah tersebut meninggal dalam kondisi positif Covid-19.

 

Kontributor: Hairul Anam

Editor: Aryudi AR

BNI Mobile