Cegah Corona, Ribuan Lokasi di Gresik Dilakukan Penyemprotan Disinfektan 

Cegah Corona, Ribuan Lokasi di Gresik Dilakukan Penyemprotan Disinfektan 
Petugas Satgas NU Gresik Tanggap Covid-19.mengecek disifektan. (Foto: NU Online/Rof Maula)
Petugas Satgas NU Gresik Tanggap Covid-19.mengecek disifektan. (Foto: NU Online/Rof Maula)
Gresik, NU Online 
Dalam rangka memutus mata rangkai tersebarnya virus Corona, di berbagai daerah dilakukan penyemprotan disinfektan.  Hal tersebut juga dilakukan NU Care-LAZISNU Kabupaten Gresik, Jawa Timur bersama Satgas NU Gresik Tanggap Covid-19. 
 
KH Mushofa Aziz, Ketua UPZIS NU Care- LAZISNU Kabupaten Gresik mengatakan sejak pelaksanaan pembentukan dan pelatihan Satgas di 16 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) telah sukses menjangkau 2.488 titik dalam upaya pencegahan wabah virus Corona. 
 
“NU Care LAZISNU bersama tim Satgas Tanggap Covid-19 telah berupaya mensosialisasikan dan melakukan penyemprotan di beberapa titik untuk mencegah wabah virus Corona,” kata Kiai Mushofa Aziz kepada NU Online, Jumat (3/4).
 
Para relawan NU di 16 kecamatan itu tidak mengenal lelah. Mereka keluar masuk fasilitas umum seperti lembaga pendidikan, masjid, mushala, pondok pesantren, bahkan gereja.
 
Dari laporan sementara yang diinformasikan oleh Ketua Satgas NU Gresik Peduli Covid-19, Abdul Basith bahwa ada 2.448 titik yang telah dilakukan penyemprotan meliputi 280 masjid, 647 mushala, 62 pesantren, 348 TPQ dan madrasah diniyah. Ada juga 250 lembaga pendidikan, dan 901 fasilitas publik lain.
 
“Dalam melakukan gerakan pencegahan itu, selain penyemprotan disinfektan juga membagikan hand sanitizer serta memberi edukasi pada warga,” ungkapnya.
 
Sedangkan Ketua Satgas NU Tanggap Covid-19 turut memberikan edukasi, pendampingan hingga memberikan contoh cara pembuatan gel pembersih tangan dan disinfektan. Apalagi kepada mereka yang masuk Orang Dalam Pengawasan atau ODP, apalagi Pasien Dalam pemantauan atau PDP.
 
“Kami memberi edukasi kepada warga dan mendampinginya jika ada yang berstatus ODP, PDP hingga yang positif Covid-19, kemudian kami juga memberikan bantuan peralatatan cuci tangan dan hand sanitizer untuk masjid dan mushala,” terang Kiai Mushofa mengutip kalimat Abdul Basith yang juga ketua Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Gresik ini.
 
Sebagai lembaga sosial, NU Care-LAZISNU Gresik terus mendukung gerakan Satgas NU Tanggap Covid-19. Strategi yang dilakukan adalah konsolidasi organisasi secara masif dengan melibatkan semua elemen NU mulai pengurus struktural dari cabang hingga ranting.
 
“Kami juga melakukan penyusunan rencana aksi yang matang, diiringi evaluasi dan pelaporan berkala selama proses penugasan,” pungkas Kiai Mushofa. 
 
 
Kontributor: Rof Maula
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile