Ketenangan Hati dan Jiwa Tingkatkan Imunitas Tubuh Hadapi Covid-19

Ketenangan Hati dan Jiwa Tingkatkan Imunitas Tubuh Hadapi Covid-19
Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid). (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid). (Foto: Istimewa)
Pringsewu, NU Online
Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid) menjelaskan bahwa ketenangan hati dan jiwa akan mampu meningkatkan imunitas tubuh. Ketika imunitas tubuh baik maka secara otomatis virus-virus jahat yang menempel pada tubuh tidak akan kuat mengganggu kesehatan.
 
Virus itu menurutnya merupakan sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Oleh karenanya untuk mengobatinya dapat dilakukan dengan sesuatu yang sudah pasti menjadi kebenaran dan memiliki kekuatan maha dahsyat.
 
"Apa itu? Al-Qur'an, ya, Al-Qur'an Kalamullah. Bacalah Al-Qur'an maka jiwamu akan senantiasa menjadi tenang. Ketenangan itu akan melahirkan imunitas tubuh kita," tegasnya kepada NU Online, Jumat (4/4) malam.
 
Hati yang bergetar saat membaca Al-Qur'an lanjut Gus Hayid, akan menjadikan jiwa semakin kuat bagi si pembacanya. Makanya saat membaca Kalamullah tersebut, ia mengingatakan untuk senantiasa berusaha menghadirkan hati dan jiwa agar bisa sampai pada Allah SWT.
 
"Insyallah gelombang frekuensi dari bacaan Qur'an itu akan merontokkan virus-virus jahat yang menempel pada diri kita. Baik virus lahiriah maupun virus batiniah. Insyallah," ujarnya.
 
Selain itu ia juga memberikan sebuah amalan yang bisa dilakukan di saat ada berbagai ujian yang dapat membahayakan diri. Amalan tersebut adalah dengan membaca surat Al-ikhlas dan Almuawwidatain (Al-Falaq dan An-Nas) sebanyak 3 kali setiap selesai shalat Subuh dan Maghrib.
 
"Tentu dengan direnungkan makna dan artinya. Insyallah zikir kita itu akan menjadi kekuatan inti tubuh dan jiwa kita menghadapi ujian akhir zaman termasuk wabah virus Corona. Amin," tandasnya.
 
Amalan-amalan dan ijazah dalam menghadapi virus Corona juga banyak diberikan oleh para ulama Nahdlatul Ulama. Ini merupakan ikhtiar batin dalam upaya menjaga diri dari virus yang sudah menjadi pendemi global seluruh dunia.
 
PBNU juga sudah mengimbau pada warga NU untuk memperbanyak zikir dan shalawat seperti dengan membaca shalawat Tibbil Qulub dan melaksanakan Qunut Nazilah. Semua ini adalah wujud ikhtiar langit di samping ikhtiar bumi lainnya yang terus dilakukan agar terhindar dari Covid-19.
 
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Syamsul Arifin
BNI Mobile