Cara Kader LDNU Jombang Berdakwah di Tengah Wabah Covid-19

Cara Kader LDNU Jombang Berdakwah di Tengah Wabah Covid-19
Penyerahan donasi LDNU Jombang kepada LAZISNU. (Foto: Istimewa)
Penyerahan donasi LDNU Jombang kepada LAZISNU. (Foto: Istimewa)
Jombang, NU Online
Kader dakwah yang tergabung dalam wadah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) memiliki peranan strategis dalam menggencarkan dakwahnya saat pandemi virus Corona (Covid-19). Istilah dakwah tidak melulu dengan lisan (dakwah bil lisan) untuk mengajak seseorang dekat dengan Allah SWT, tetapi juga dengan tindakan nyata (dakwah bil hal). Pada situasi seperti sekarang ini justru dakwah bil hal yang lebih dibutuhkan masyarakat dibandingkan dakwah bil lisan.
 
Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, LDNU telah melaksanakan dua model dakwah tersebut. Pada dakwah bil hal misalnya, LDNU mengajak sejumlah kader dakwah di tingkat kabupaten dan kecamatan untuk bersama-sama iuran membantu pencegahan Covid-19.
 
"PC LDNU menghimpun dana dari pengurus LDNU lewat rekening bendahara LDNU, kemudian dilanjutkan kader dakwah NU sebagai bentuk kepedulian kita terhadap pandemi Covid-19," kata Ketua PC LDNU Jombang, Aang Fatihul Islam, Sabtu (4/4).
 
Tidak perlu waktu lama, sejumlah kader LDNU merespons positif. Dana terkumpul sebesar Rp. 2.900.000 yang kemudian diserahkan kepada PC Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) untuk mengoptimalkan program tanggap bencana Covid-19 yang selama dijalankan.
 
"Donasi itu diharapkan dapat membantu program kemanusiaan PCNU Jombang melalui LAZISNU Jombang untuk turut serta membantu pemerintah dalam mempercepat pencegahan pandemi Covid-19 di Jombang,"ungkapnya.
 
Semua elemen warga NU, menurutnya, sudah saatnya bersinergi membantu pencegahan Covid-19. NU, kata dia, memiliki massa sangat banyak. Jika semua bergerak masif menekan penyebaran Covid-19, maka sangat mungkin tidak lama lagi mereda. Upaya pencegahan yang dimaksud misalnya melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah titik, menggencarkan gerakan sehat kepada warga, taat kepada imbauan pemerintah, dan seterusnya.
 
"Dalam situasi saat ini dakwah yang perlu kita lakukan adalah bergerak konkret membantu pencegahan wabah agar tidak merambah di Jombang dengan cepat. Ini adalah dakwah bil hal LDNU," ujar dosen STKIP PGRI Jombang ini.
 
Diakuinya, saat ini kader dakwah NU juga sedang mendistribusikan cairan disinfektan dan hand sanitizer (gel pembersih tangan) kepada masyarakat di beberapa kecamatan. Alatnya diberikan LAZISNU setelah menyerahkan donasi.
 
"200 hand sanitizer dan 55 disinfektan telah didistribusikan melalui perwakilan dari pengurus LDNU MWCNU se-Jombang. Semoga secepatnya Covid-19 mereda," pungkasnya.
 
Pewarta: Syamsul Arifin
Editor: Muhammad Faizin
BNI Mobile