Maraton, NU Peduli Covid-19 Pringsewu Semprotkan Disinfektan di Ratusan Lokasi

Maraton, NU Peduli Covid-19 Pringsewu Semprotkan Disinfektan di Ratusan Lokasi
NU Peduli Covid-19 Pringsewu saat menyemprotkan disinfektan di Pesantren YPPTQMH Ambarawa, Sabtu (4/3). (Foto: Istimewa)
NU Peduli Covid-19 Pringsewu saat menyemprotkan disinfektan di Pesantren YPPTQMH Ambarawa, Sabtu (4/3). (Foto: Istimewa)
Pringsewu, NU Online
Hampir sepekan, Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 PCNU Kabupaten Pringsewu, Lampung melakukan bakti sosial berupa penyemprotan disinfektan di berbagai lokasi di Bumi Jejama Secancanan Bersenyum Manis ini. Para relawan telah melakukan sterilisasi lebih dari 100 lebih titik lokasi yang tersebar di berbagai kecamatan secara maraton.

Pada Sabtu (4/4), NU Peduli Covid-19 yang digawangi LAZISNU dan Banser Pringsewu melakukan sterilisasi di Kecamatan Ambarawa. Menggunakan armada Ambulans LAZISNU dan peralatan semprot,  mereka melakukan penyemprotan di tempat-tempat umum seperti pasar, sekolah, pesantren, balai desa, gereja dan sebagainya.

"Hari ini kami melaksanakan giat sterilisasi dengan penyemprotan di 47 titik lokasi di Kecamatan Ambarawa. Kemarin sudah melakukan juga di 27 titik di Kecamatan Pagelaran," kata Ketua Gugus Tugas NU Peduli Covid-19 Pringsewu, H Agil Marsudi kepada NU Online, Sabtu (4/4) malam.

Ndan Marsudi, sapaan karibnya, menambahkan selain di kecamatan tersebut, relawan NU Peduli juga sudah menyemprotkan disinfektan di Kecamatan Pringsewu, Sukoharjo, dan Gadingrejo. Giat penyemprotan tersebut melibatkan MWCNU, banom, dan lembaga NU.

Bukan hanya sterilisasi yang dilakukan oleh NU Peduli. Ini hanya langkah awal untuk mengantisipasi Covid-19. Ke depan, aksi-aksi sosial lainnya sudah dan akan dilakukan seperti membantu Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan, pembagian disinfektan, edukasi antisipasi Covid-19, bantuan kebutuhan pangan, dan sejenisnya.

Memaksimalkan program sosial tersebut, tambahnya, NU Peduli Covid-19 akan melakukan intensivitas komunikasi dan koordinasi dengan berbagai lembaga lain khususnya pemerintah daerah. Pemda sebagai pengambil kebijakan juga harus menggandeng semua pihak yang peduli terhadap wabah ini.

"Selain menekan biaya penanganan pandemi, keberadaan lembaga dan organisasi sosial kemasyarakatan juga akan mampu memaksimalkan dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19," ungkapnya.

Selain koordinasi horizontal dengan berbagai lembaga, koordinasi secara vertikal dengan PCNU, PWNU, dan PBNU juga terus dilakukan. Harapannya dengan langkah ini, segala program untuk menangani Covid-19 akan tepat sasaran dan berhasil.

Masyarakat pun menyambut positif langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh NU Peduli Covid-19 NU Pringsewu. Di antaranya Pengasuh Pesantren YPPTQMH Ambarawa KH Mubalighin Adnan. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kiprah relawan NU.

"Semoga tetesan keringat dan rasa letih diganti dengan butiran-butiran pahala yang kelak akan menjadi wasilah kebahagian dunia dan akhirat. Amin. Jaga kesehatan. Tetap semangat," tegasnya.

Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Musthofa Asrori
 
BNI Mobile