Penuhi Kebutuhan Layanan, Pembangunan Gedung Baru  RSINU Demak Dimulai 

Penuhi Kebutuhan Layanan, Pembangunan Gedung Baru  RSINU Demak Dimulai 
Ketua PCNU Demak, Jateng KH Aminuddin (tengah) (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Ketua PCNU Demak, Jateng KH Aminuddin (tengah) (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Demak, NU Online
Memenuhi kebutuhan pelayanan maksimal terhadap pasien di rumah sakit milik Nahdlatul Ulama Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) Demak memulai pembangunan gedung baru pada Ahad (5/4). Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Demak KH Zainal Arifin Ma'shum membacakan doa dalam peletakan batu pertama.
 
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak, KH Aminudin mengatakan, selain rais syuriyah, ada beberapa kiai sepuh juga hadir dan membacakan doa atas dimulainya pembangunan gedung ini.

"Untuk membangun gedung tiga lantai di atas lahan seluas 6 ribu meter persegi  itu disiapkan anggaran senilai Rp28 miliar.  Dana yang disiapkan sebesar itu  sebagian dipinjam dari bank syariah," kata Kiai Aminudin.
 
Dikatakan, gedung baru ini menempati area yang sebelumnya untuk fasilitas parkir kendaraan pasien dan pengunjung rumah sakit. "Fasilitas parkir yang semula berada di sisi kanan rumah sakit digeser di sisi kiri dan belakang rumah sakit, sehingga tidak sampai mengurangi kualitas layanan parkir," ungkapnya.
 
Direktur RSINU Demak H Abdul Aziz mengatakan, manajemen rumah sakit yang dipimpinnya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atau pasien jika pada saat proses pembangunan fisik bangunan mengganggu kenyamanannya dalam mendapatkan layanan kesehatan
 
"Jika pembangun fisik gedung selesai, maka akan segera dimanfaatkan untuk melengkapi berbagai fasilitas layanan yang lebih modern, sehingga para pasien semakin nyaman," jelasnya.
 
Disampaikan, kondisi fasilitas yang ada sekarang dirasa semakin kurang nyaman seiring dengan meningkatnya animo masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya di RSI NU Demak.
 
Menurutnya, pembangunan gedung ini diprioritaskan untuk memenuhi tuntutan kualitas layanan,  tidak hanya sektor fisik tetapi juga peningkatan kualitas dan penguatan kelembagaan atau institusinya.
 
"Untuk memenuhi tuntutan standarisasi layanan kesehatan itu pula manajemen memprogramkan agenda akreditasi rumah sakit," bebernya.

Hingga kini tuturnya, rumah sakit NU Demak sudah beberapa kali menjalani proses Akreditasi Reguler Standar Nasional sebanyak tiga kali, yakni tahun 2012, 2015, dan 2018 oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit.
 
Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile