Cegah Covid-19, Fatayat Kulonprogo Gandeng LAZISNU Bantu APD ke Tenaga Medis

Cegah Covid-19, Fatayat Kulonprogo Gandeng LAZISNU Bantu APD ke Tenaga Medis
Fatayat NU dan LAZISNU Kulonprogo, DIY bantu APD ke tenaga medis (Foto: Dok Fatayat NU Kulonprogo)
Fatayat NU dan LAZISNU Kulonprogo, DIY bantu APD ke tenaga medis (Foto: Dok Fatayat NU Kulonprogo)
Kulonprogo, NU Online
Corona Virus Disease atau Covid-19 sebagai wabah yang mengglobal atau pandemi telah memakan korban tenaga medis yang cukup banyak. Hal ini tentunya merugikan dunia kesehatan maupun masyarakat yang mendapatkan layanan kesehatan. 
 
Untuk itu, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kulonprogo bersama Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis. 
 
Sedikitnya terdapat sepuluh fasilitas kesehatan (Faskes) yang telah menerima bantuan tersebut.
 
 "Kita merasa bahwa tenaga kesehatan saat ini kekurangan APD sementara mereka harus berjuang di barisan paling depan menangani Covid-19, tentu butuh support," kata Ketua PC Fatayat NU Kulonprogo, Aris Zurkhasanah pada NU Online, Rabu (8/4).
 
Disebutkan, sepuluh faskes tersebut di antaranya Puskesmas Sentolo, Puskesmas Kokap 1, Puskesmas Temon 1, Puskesmas Panjatan 2, Puskesmas Wates, Puskesmas Kalibawang, Puskesmas Galur 2, RS Pura Raharja, RSUD Wates, dan RS. Nyi Ageng Serang.
 
Aris melanjutkan, kader Fatayat NU Kulonprogo juga ada yang menjadi tenaga medis di sebuah rumah sakit. Untuk itu ia besama timnya berinisiatif memberikan bingkisan kepada kader Fatayat NU yang jadi apoteker dan dokter dengan layanan Gosend.
 
"Karena memang aturannya harus demikian, mengurangi pertemuan yang dianggap berisiko atau social distancing dalam istilah kebijakan pemerintah," ujarnya.

Bantuan untuk para tenaga medis tersebut berupa Jas hujan HDPE, Handscoon, Wedang Uwuh, Masker, Air Mineral, dan Hand Sanitizer. Selain membantu tenaga medis, Fatayat juga memberikan bantuan pada petugas lembaga pemasyarakatan di Rumah Tahanan Wates.
 
Wakil Ketua Fatayat NU Kulonprogo Malikhah menambahkan, fatayat dalam programnya mencoba mengerti beban yang mesti ditanggung oleh para tenaga medis. Karena itu Fatayat NU juga memberikan bingkisan berupa buah buahan, susu, madu dan tanaman hias.
 
"Kita tidak bisa memberikan apresiasi yang sepadan untuk jasa mereka. Hanya ini bantuan kita dengan harapan bisa menambah semangat mereka bertugas," pungkasnya.
 
Gerakan Sinergi 
 
Direktur Program LAZISNU Kulonprogo Amrullah Furqan menegaskan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kulonprogo telah menentukan gerakan yang sinergis dalam upaya bersama melawan Corona. 
 
"Tim yang dibentuk oleh PCNU harus bersatu, secara teknis yang menerima bantuan dana sebagian kita, LAZISNU, dan yang melaksanakan di jaringan Ansor dan fatayat," ungkapnya.
 
Dalam pergerakannya, badan otonom dan lembaga sebagai representasi PCNU bergerak bersama. Seperti Fatayat yang menjalankan program bagi tenaga kesehatan dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kulonprogo yang diproyeksikan untuk menyasar masyarakat secara umum, masjid, dan sekolah. 
 
"Kita memang jalurnya seperti itu," tutupnya. 
 
Kontributor: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile