Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Alat Pelindung Diri dari LAZISNU Jadi Harapan Warga Kediri

Alat Pelindung Diri dari LAZISNU Jadi Harapan Warga Kediri
Posko NU Care for Humanity (NUCH) Kabupaten Kediri siap memberikan APD ke sejumlah desa. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Posko NU Care for Humanity (NUCH) Kabupaten Kediri siap memberikan APD ke sejumlah desa. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Kediri, NU Online
Keluhan akan kelangkaan Alat Pelindung Diri atau APD bagi penduduk yang berada di wilayah yang masuk zona merah, perlahan namun pasti bisa terurai. Hal tersebut di antaranya lantaran sejumlah kalangan menghimpun dana untuk membeli dan membuat secara mandiri alat dimaksud. 
 
Ikhtiar itu juga dilakukan NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Melalui tim NU Care for Humanity (NUCH) membagikan APD ke beberapa titik. Alat tersebut dibagikan kepada masyarakat secara langsung dengan estafet atau bergantian. Pembagian APD sebagai ikhtiar bersama melawan Covid-19.
 
"Pembagian APD menjadi program NUCH untuk melindungi masyarakat dari wabah Covid-19. Pembagian dilakukan secara bertahap di 26 kecamatan se-Kabuipaten Kediri," kata H Muhammad Badrul Munir, Kamis (9/4).
 
Ketua NU Care LAZISNU Kabupaten Kediri tersebut menjelaskan bahwa APD yang dibagikan kepada masyarakat berupa seribu masker, seratus baju hazmat dan 100 paket cairan pembersih tangan atau hand sanitizer. 
 
"Pembagian dilakukan di beberapa titik posko," ungkapnya.
 
Penyaluran APD ini dilakukan dengan sangat selektif. Hal yang menjadi pertimbangan adalah kondisi di masyarakat setempat. 
 
"Seribu masker dibagikan kepada masyarakat dan para relawan, hand sanitizer dan baju hazmat dibagikan kepada para petugas medis," terang Gus Bad, sapaan akrabnya.
 
Dirinya menambahkan gerakan ini menjadi aksi bersama. Dan tentu saja yang menjadi prioritas adalah para garda depan yakni tenaga medis di lapangan yang tengah berjibaku menyembuhkan beberapa pasien positif Covid-19.
 
"Diharapkan gerakan NUCH dapat membantu masyarakat dan para petugas medis," tuturnya.
 
Gus Bad juga menyampaikan bahwa Kabupaten Kediri telah mendirikan dan membentuk posko NU Peduli berupa NUCH di setiap kecamatan. Dengan demikian, perkembangan virus Corona akan dengan lebih mudah terdeteksi.
 
"Di setiap desa sudah berdiri puluhan posko kecil. Ini terus kami tingkatkan," terangnya.
 
Sementara Ketua NU Care-LAZISNU Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Kabupaten Kediri yang telah bergerak membantu masyarakat dan para petugas medis melawan Covid-19. 
 
“Dengan gerakan NUCH LAZISNU Kab Kediri memberikan bantuan APD kepada masyarakat yang saat ini benar-benar membutuhkan, maka gerakan ini layak diapresiasi,” kata A Afif Amrullah selaku Ketua NU Care-LAZISNU Jawa Timur.
 
Menurutnya, dengan NUCH, LAZISNU Kabupaten Kediri begitu dirasakan kehadirannya di tengah masyarakat. Bahkan dengan bisa memberikan secercah harapan bagi ikhtiar untuk melawan merebaknya Covid-19.
 
Kontributor: Rof Maulana
Editor: Ibnu Nawawi
BNI Mobile