Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

ISNU di Bondowoso Tebar Poster Kampanyekan Pola Hidup Sehat

ISNU di Bondowoso Tebar Poster Kampanyekan Pola Hidup Sehat
Pemasangan poster di pasar Wonosari oleh ISNU di Bondowoso. (Foto: NU Online/Ade Nurwahyudi)
Pemasangan poster di pasar Wonosari oleh ISNU di Bondowoso. (Foto: NU Online/Ade Nurwahyudi)
Bondowoso, NU Online
Tidak semua warga memahami penyebaran virus Corona. Kian merebaknya wabah tersebut memberikan bukti bahwa pengetahuan masyarakat masih minum sehingga terkadang bertindak ceroboh. Karenanya diperlukan pendidikan dan pemahaman agar warga memiliki pandangan yang utuh terkait hal ini.
 
Sebagai bentuk tanggung jawab atas hal ini, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Wonosari, Bondowoso, Jawa Timur memasang sejumlah gambar terkait penyebaran virus Corona. Pada saat yang sama turut disampaikan pentingnya menggunakan masker di Pasar Wonosari, Rabu (15/4).
 
Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) ISNU Wonosari, Andre Juprianto menjelaskan bahwa poster sengaja dipasang di keramaian dalam hal ini adalah pasar. 
 
“Pemasangan dilakukan di pasar agar pengunjung lebih aktif lagi memakai masker,” katanya.
 
Dipilihnya pasar mengingat hingga saat ini masyarakat dari berbagai lapisan masih menjadikannya sebagai tempat berkumpul. Tidak semata warga setempat, sejumlah orang dari kawasan lain masih menjadikan pasar sebagai jujugan.
 
“Kalau memang interaksi dengan banyak orang tidak dapar dihindari, maka yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan edukasi,” terangnya. Apalagi memang pasar Wonosari menampung sejumlah warga untuk belanja maupun berinteraksi lain, lanjutnya.
 
Diharapkan dengan upaya ini masyarakat lebih antusias lagi memakai masker terutama di keramaian. Karena salah satu cara untuk memutus mata rangkai peredaran virus yakni lewat masker dan menghindari kerumunan. 
 
Disampaikannya bahwa penularan virus Covid-19 demikian membahayakan bahkan tidak disadari sejumlah pihak. Tidak ada yang menjamin mereka yang awalnya sehat, justru dapat tertular lantaran bertemu orang lain, apalagi tidak mengenakan masker.
Gambar edukasi berupa poster tersebut dipasang hari ini di tempat strategis terutama pintu masuk pasar dan depan toko. Termasuk beberapa titik yang kerap menjadi lalu lalang warga dan pengunjung.
 
"Pada poster yang ada disampaikan ajakan bagi pentingnya memakai masker dan perlawanan terhadap virus Corona dengan pola hidup bersih dan sehat," katanya.
 
Tidak semata menebar poster, pada kesempatan tersebut juga membagikan masker dan hand sanitizer secara gratis kepada masyarakat di sekitar pasar.
 
"Masker yang dibagikan kurang lebih 500 buah dan 500 kemasan hand sanitizer," katanya.
 
Dirinya menyebutkan bahwa masyarakat cukup kesulitan dalam menemukan hand sanitizer maupun masker di pasaran. Kalau pun ada, maka harganya juga semakin marah yang tentu saja akan memberatkan daya beli warga.
 
“Sehingga dengan pembagian ini sangat membantu perekonomian warga yang terimbas oleh virus Corona,” jelasnya.
 
Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat benar-benar waspada terhadap Covid-19 dan melakukan hal-hal yang terukur dalam upaya membatasi peredarnya virus.
“Meski yang kami lakukan dikatakan kiprah kecil, namun dampaknya sangat besar dalam meredam kian merebaknya virus yang telah menjadi pandemi tersebut,” katanya. 
Andi Kiken, salah seorang pengunjung pasar berterima kasih kepada pengurus ISNU yang sudah berinisiatif memberikan masker dan hand sanitizer secara gratis kepada masyarakat terutama yang ada di Pasar Wonosari.
 
"Ini sangat baik dalam membantu warga yang berkunjung di pasar agar benar-benar memiliki pengetahuan dan langsung mempraktikkan pola hidup sehat sebagaimana ada dalam poster,” ungkapnya.
 
Selama kegiatan berlangsung, tampak bergabung fungsionaris dari majelis Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonosari dan beberapa badan otonom dari ISNU, Ansor, IPNU, IPPNU, Fatayat NU, Muslimat NU, serta perwakilan kampus yakni STITA Togo Ambarsari Tangsil Kulon. 
 
 
Kontributor: Ade Nurwahyudi
Editor: Ibnu Nawawi.
 
BNI Mobile