Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Bantu Cegah Covid-19, NU Boyolali Gelar Bakti Sosial

Bantu Cegah Covid-19, NU Boyolali Gelar Bakti Sosial
PCNU Boyolali bakti sosial bagi-bagi APD ke warga (Foto: NU Online/Ajie Najmuddin)
PCNU Boyolali bakti sosial bagi-bagi APD ke warga (Foto: NU Online/Ajie Najmuddin)
Boyolali, NU Online
Merebaknya pandemi virus Corona atau Covid-19 di hampir seluruh dunia, salah satunya Indonesia, harus disikapi oleh semua elemen masyarakat. Tak terkecuali Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Boyolali.
 
“Kondisi wabah Covid-19 ini harus disikapi bersama dalam pencegahan. Butuh sinergitas antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan. Karena hal ini menjadi salah satu variabel dalam penanganan kasus tersebut,” ungkap Ketua PCNU Kabupaten Boyolali Drs H Masruri kepada NU Online, Kamis (16/4).
 
Dia mengatakan, menyikapi hal itu PCNU Boyolali melakukan langkah-langkah antara lain membuat surat edaran untuk mematuhi imbauan pemerintah. Kemudian melakukan edukasi kepada jamaah dan sementara tidak melakukan kegiatan yang menghadirkan orang banyak, serta langkah riil lainnya.
 
“Kami dari pengurus memberikan cairan pencuci tangan (hand sanitizer) non alkohol dan masker kepada masyarakat,” paparnya.
 
Selain itu, PCNU Boyolali juga mendirikan Posko NU Peduli Covid-19. Posko ini didirikan dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan warga nahdliyin dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons terhadap Covid-19. 
 
“Posko juga berfungsi meningkatkan antisipasi perkembangan dan kewaspadaan penyebaran Covid-19 di lingkungan nahdliyin,” ungkap Masruri.
 
Sasaran kegiatan posko ini sendiri untuk pengurus MWC NU se-Kabupaten Boyolali. Kemudian pesantren, madrasah, sekolah, majelis ta’lim di lingkungan NU Kabupaten Boyolali. Lantas warga NU pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
 
Pendirian Posko NU Peduli Covid-19 ini lanjut Masruri, sebagai bentuk pelaksanaan instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pembentukan posko diikuti dengan satuan tugas pengelolaannya.
 
“Posko Peduli Covid-19 melakukan koordinasi dengan PWNU dan PBNU. Satgas Posko melakukan koordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan yang menjadi rujukan,” katanya.
 
Dikatakan, Satgas posko juga melakukan aktivitas penyemprotan tempat ibadah di 200 masjid dan mushala. Kemudian mendistribusikan hand sanitizer non alkohol dan masker kepada warga NU, pesantren dan majelis ta’lim sejumlah 150 paket.

“Yang tidak kalah pentingnya, satgas posko melakukan edukasi kepada warga NU untuk tetap waspada dan mendeteksi gejala Covid-19. Tetap mematuhi imbauan pemerintah dan mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan WHO,” tandasnya.
 
Tugas lain satgas posko adalah melakukan pendataan warga nahdliyin yang rentan dan resisten terdampak Covid-19, baik ekonomi, sosial, kesehatan dan lainnya. Mempersiapkan ambulans atau transportasi ke rumah sakit rujukan. 
 
“Saya mengajak kepada nahdliyin melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat dan memperbanyak doa,” pungkasnya.
 
Kontributor: Ajie Najmuddin
Editor: Abdul Muiz
Posisi Bawah | Youtube NU Online