Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Giliran Warga Difabel Terima Sembako dari NU Kota Pasuruan 

Giliran Warga Difabel Terima Sembako dari NU Kota Pasuruan 
Pemberian bantuan paket Sembako kepada pada difabel oleh Satgas NU Peduli Covid-19 Kota Pasuruan. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Pemberian bantuan paket Sembako kepada pada difabel oleh Satgas NU Peduli Covid-19 Kota Pasuruan. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Pasuruan, NU Online 
Kalangan masyarakat yang kurang mendapat perhatian akibat mewabahnya Covid-19 adalah difabel. Keberadaan mereka seakan tertutupi dengan warga normal yang memang terimbas pandemi virus Corona tersebut.
 
Karenanya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pasuruan, Jawa Timur turut peduli. Kalangan ini memperoleh santunan dari Satuan Tugas atau Satgas NU Peduli Covid-19 Kota Pasuruan berupa sembilan bahan pokok atau Sembako. 
 
“Kami menggerakan seluruh kekuatan badan otonom dan lembaga di NU,” kata M Fausi, Sabtu (18/4).
 
Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 Kota Pasuruan tersebut menjelaskan bahwa  salah satu lapisan masyarakat yang cukup terdampak dari virus Corona yakni masyarakat difabel.
 
“Kalangan mereka sangat terimbas langsung dengan situasi saat ini. Karenanya kami terus intensif menyapa masyarakat dan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat,” jelasnya.
 
Tim Satgas bergerak dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi dan doa bersama di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan. Kemudian secara bersama melakukan pembagian paket Sembako dengan penerima bantuan yaitu difabel, tukang becak, pedagang kaki lima, penyapu jalan dan sopir angkot. 
 
"Kegiatan Satgas Covid-19 kali ini kami lakukan dalam kerangka gerakan natural dengan langsung terjun menuju lokasi. Kemudian kami memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang terimbas secara ekonomi akibat Covid-19," tegas M Fausi. 
 
Lebih lanjut pria yang juga sebagai Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan itu menyampaikan bahwa gerakan NU Peduli Covid-19 adalah murni sebagai gerakan civil society. Keberadaannya dilahirkan secara independen dan mandiri oleh PCNU Kota Pasuruan. 
 
"Kami menggerakkan potensi kader dan jaringan dalam gerakan ini, dan tentu banyak masyarakat yang belum tersentuh. Melalui gerakan ini kami berharap masyarakat semakin peduli dan terdorong untuk turut serta memberikan bantuan kepada saudara kita yang terimbas krisis ini," harapnya. 
 
Pada kegiatan yang diikuti jajaran PCNU dan badan otonom tersebut turut serta Ketua PC Muslimat NU, Hj Shofiyah, Ketua PC Fatayat NU, Ning Hisbiyah dan lembaga yang ada di NU setempat. Tampak bergabung Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Peribahan Iklim Nahdlatul Ulama, Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul  Ulama dan Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama atau Lakpesdam NU. 
 
Sementara itu KH Ali Iqbal menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi dan kekompakan dari seluruh elemen yang ada. Wakil Ketua PCNU yang juga Ketua FKUB Kota Pasuruan tersebut mengaku sinergitas dari seluruh Banom dan lembaga adalah kekuatan dari gerakan sosial NU saat ini. 
 
"Kami jajaran PCNU Kota Pasuruan mengapresiasi sinergi gerakan seluruh kekuatan organisasi dalam perang melawan Covid-19. Kami berharap gerakan semakin besar dan berdampak banyak kepada masyarakat, serta semoga Corona segera usai," pungkasnya.
 
Kontributor: Rof Maulana
Editor: Ibnu Nawawi
Posisi Bawah | Youtube NU Online