Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Berani Jujur soal Covid-19 adalah Dukungan kepada Tenaga Medis

Berani Jujur soal Covid-19 adalah Dukungan kepada Tenaga Medis
Anggota Komisi IX DPR RI, M Nabil Haroen mengajak masyarakat untuk saling membantu, dengan mengapresiasi data, menolong yang sakit, seraya membantu dokter atau tenaga medis dengan informasi yang tepat. (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi IX DPR RI, M Nabil Haroen mengajak masyarakat untuk saling membantu, dengan mengapresiasi data, menolong yang sakit, seraya membantu dokter atau tenaga medis dengan informasi yang tepat. (Foto: Istimewa)
Jakarta, NU Online
Di tengah usaha untuk mengatasi dan mencegah penyebaran wabah Covid-19, masyarakat perlu membantu tim medis. Salah satu dukungan adalah dengan jujur mengatakan kondisi tubuh. Jika memang sakit, atau ada gejala sakit, harus diungkapkan dengan jujur. 
 
Hal tersebut disampaikan anggota Komisi IX DPR RI, M Nabil Haroen, Ahad (19/4). Pihaknya mengajak masyarakat untuk saling membantu, dengan mengapresiasi data, menolong yang sakit, seraya membantu dokter atau tenaga medis dengan informasi yang tepat. 
 
"Jika sebaliknya, akan banyak tenaga medis kita yang menjadi korban, karena salah informasi dari pasien. Terinfeksi virus Corona bukanlah aib, tapi itu ujian yang harus sama-sama dibantu," kata Nabil.
 
Ia menegaskan para tenaga medis adalah pahlawan di tengah Pandemi Covid-19. Masyakrakat telah melihat perjuangan dan pengabdian tenaga medis yang sangat mengharukan. Kita juga telah mendengar puluhan tenaga medis yang meninggal dalam tugas penanganan Covid-19. 
 
"Banyak di antara mereka masih muda, dengan kualifikasi keahlian yang tinggi. Indonesia kehilangan sumber daya manusia unggul, yang wafat karena Covid-19," sebut pria yang juga Ketum Pagar Nusa. 
 
Apresiasi, ungkap Gus Nabil, sapaan akrabnya, tidak hanya diberikan kepada tenaga medis, tetapi juga kepada tim pendamping tenaga medis, petugas delivery, cleaning service, serta pihak-pihak yang membantu penanganan Covid-19 menjadi lancar. "Semua pihak harus diapresiasi kontribusi dan pengabdiannya," ungkapnya.
 
Sebagai bentuk dukungan tersebut, Gus Nabil mengatakan, Satgas Lawan Covid-19 DPR RI memberikan bantuan alat pelindung diri (APD), obat-obatan, serta bantuan lain untuk tim tenaga medis di RS Kariadi Semarang, Jawa Tengah pada Ahad pagi ini.
 
"Semoga bantuan ini bermanfaat. Mari kita bersama-sama mendukung tenaga medis, bersama-sama melawan Covid-19," kata dia.

Gus Nabil menegaskan Satgas Covid-19 DPR RI berterima kasih kepada jajaran tim tenaga medis dari RS Karyadi Semarang. Bantuan diberikan, karena berdasarka data setelah dilakukan tes pada 14 April lalu, ada 34 pegawai RSUP Kariadi yang positif terinfeksi, sebagian besar adalah dokter. 
 
Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Abdullah Alawi
 
BNI Mobile