IMG-LOGO
Daerah

Berharap Tak Masuk Zona Merah, NU di Bangkalan Bentuk Gugus Tugas

Ahad 3 Mei 2020 09:30 WIB
Berharap Tak Masuk Zona Merah, NU di Bangkalan Bentuk Gugus Tugas
Posko Gugus Tugas didirikan MWCNU Konang Bangkalan. (Foto: NU Online/Abdullah Hafidi)
Bangkalan, NU Online 
Kekhawatiran dirasakan kader Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur akan bahaya dan dampak dari Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Hal itu pula yang mendorong Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat segera membentuk tim Gugus Tugas (Gugas).
 
KH Moh Kholil Ali Wafa yang dipercaya memegang amanah menjadi ketua menjelaskan bahwa keberadaan Gugas sebagai langkah antisipasi.
 
“Hal ini akibat semakin meningkatnya jumlah pasien suspek Corona khususnya di Kabupaten Bangkalan,” katanya, Sabtu (2/5).
 
Disampaikannya bahwa kader NU Konang khawatir akan nasib masyarakat dari ancaman virus mematikan ini. Sehingga dengan dibentuknya Gugas diharapkan mampu menjadi penangkal agar tidak status zona di Konang tidak naik menjadi merah.
 
Ra Kholil, sapaan akrabnya, berharap dengan dibentuknya tim Gugas dan posko penanggulangan Covid-19 bisa memanggil jiwa para relawan untuk berbakti dalam misi kemanusiaan. Baginya, saat ini hal inilah yang sangat mendesak dilakukan semua lapisan warga.
 
Komandan Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Konang dan tim Gugas Siaga Covid-19 PCNU Bangkalan tersebut menegaskan bahwa sudah saatnya semua kalangan turut membantu.
 
"Ini panggilan jiwa bagi para relawan dan kader muda NU untuk berbakti pada misi kemanusiaan yakni misi yang sangat mulia," ujar Ra Kholil.
 
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Konang Bangkalan ini sebelumnya sudah aktif melakukan edukasi kepada warga seputar pandemi Corona. Juga kerap melakukan penyemprotan cairan disinfektan di beberapa tempat ibadah sembari membagikan masker pelindung mulut secara cuma-cuma.
 
"Ikhtiar ini tidak hanya mempertahankan Kecamatan Konang agar tidak berstatus zona merah, namun juga harus turut andil memikirkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat," tegasnya.
 
Karena itu sejumlah upaya telah dilakukan agar dapat mengarah ke tujuan tersebut. Di antaranya dengan menyalurkan santunan baik dalam bentuk uang maupun barang kepada warga terdampak Corona. Bahkan apa yang dilakukan mendapatkan tanggapan positif dari sejumlah warga yang enerima santunan. 
 
Kontributor: Abdullah Hafidi
Editor: Ibnu Nawawi
 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG