IMG-LOGO
Internasional

Program Ngaji Coding PCINU Tiongkok Resmi Dimulai

Senin 11 Mei 2020 14:19 WIB
Program Ngaji Coding PCINU Tiongkok Resmi Dimulai
Para peserta Program Ngaji Coding PCINU Tiongkok
Jakarta, NU Online
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok bekerja sama dengan Axal School, dan AIS Nusantara menyelenggarakan program pelatihan ‘Ngaji Coding’ secara daring bagi santri.

Program Ngaji Coding resmi dimulai pada Ahad  (10/5). Kegiatan ini setidaknya diikuti santri dari 250 pesantren seluruh Indonesia. Mereka akan mengikuti pelatihan selama dua pekan ke depan.

Hadir sebagai pembicara dalam acara ini, Senior Data Engineer Bukalapak, David Chritianto dan Chief Academy Officer Axar School, Jevri Ardiansyah.

Rais Syuriyah PCINU Tiongkok, KH Imron Rosyadi menekankan santri supaya menguasai Science, Technology, Engineering, and Mathematic (STEM)
agar mampu berdaya saing global. Kiai Imron juga meminta meminta seluruh pihak yang sudah terlibat untuk bersedia menggelar program ini setiap tahun. 

“Saya sangat berharap, program ini harus ada setiap tahun untuk mengembangkan potensi pesantren. Pihak-pihak yang belum terlibat seyogyanya bisa turut bergotong royong membangun pesantren. Dengan kolaborasi seperti ini saya kira pekerjaan rumah kita akan cepat selesai” kata Kiai Imron.

Sementara CEO dan Founder Axar School, Habibi Salim mengaku optimis misi Axar School dalam mengakselerasi pendidikan menengah di bawah naungan pesantren akan berhasil.

“Optimisme berdasarkan beberapa hal, pertama, dukungan berbagai pihak untuk mengerjakan PR besar ini sangat terbuka, PCI NU Tiongkok, AIS Nusantara, KBRI Beijing dan pihak-pihak lain yang mendukung program ini. Kedua, dari pihak santri ternyata sangat antusias.Saya yakin, dengan tipologi santri yang ulet, mereka akan berhasil.” Kata Habibi.

Habibi menyatakan bahwa ke depan pihaknya mengajak perusahaan-perusahaan teknologi lainnya untuk bekerja sama dengan kapasitas yang dimilikinya. Mulai dari sertifikasi, penerimaan magang, dan menyediaan infrastruktur untuk digitalisasi pesantren.

Pelatihan yang diselenggarakan dengan menggunakan skema beasiswa ini, santri dapat mengikuti program ini secara gratis. Program ini juga disebutnya akan berlanjut untuk batch 2 dan 3 selama tahun 2020.

Ngaji Coding bertajuk “Fourth Industry Revolution: Top Skills Demands” ini menjadi agenda pertama pelatihan. Di webinar ini, para peserta mendapatkan insights dari para pembicara tentang skills yang harus dimiliki di masa depan. 

Ngaji Coding merupakan satu dari sekian program Ramadhan PCINU Tiongkok yang bertajuk Nihao Ramadhan.

Pewarta: Husni Sahal
Editor: Abdullah Alawi 
 
Bagikan:
IMG
IMG