PEDULI COVID-19

Tak Patok Harga, Warung Ikhlas MWCNU di Kudus Siapkan Aneka Menu Berbuka

Tak Patok Harga, Warung Ikhlas MWCNU di Kudus Siapkan Aneka Menu Berbuka
Warung Ikhlas MWCNU Mejobo Kudus, Jateng. (Foto: Tangkapan layar siaran Kompas TV)
Warung Ikhlas MWCNU Mejobo Kudus, Jateng. (Foto: Tangkapan layar siaran Kompas TV)
Kudus, NU Online
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah turut membantu warga terdampak Corona (Covid-19) melalui Warung Ikhlas (Warkas) yang menyiapkan menu berbuka puasa.

Setiap sore hari, warung yang mengusung tagline 'Makan Secukupnya, Bayar Seikhlasnya' ini menyajikan sejumlah menu seperti sayur bening, sayur asem, sayur lodeh, sop, soto, aneka botok, serta beraneka macam ikan. Selain itu, juga disediakan berbagai minuman baik dingin maupun panas.

Wakil Ketua MWCNU Mejobo, Mas’udi, mengungkapkan bahwa setiap menu yang dijual di Warkas tidak dipatok biaya. Masyarakat dapat membayar seikhlasnya dengan cara memasukkan uang ke dalam kotak yang telah disediakan.

“Dengan membayar seikhlasnya, masyarakat tetap dapat memilih menu yang diinginkan, serta membungkusnya untuk dibawa pulang,” terangnya kepada NU Online, Senin (11/5) pagi.

Ia menjelaskan, telah disiapkan dana setiap harinya dari hasil sumbangan pengurus MWCNU Mejobo serta bantuan dari para donatur, yang dibelanjakan bahan-bahan untuk jualan.

“Juga kerjasama dengan Tom’s Kuliner Mejobo untuk menyiapkan segala keperluan perlengkapan untuk berjualan,” ungkap Dosen Filsafat IAIN Kudus itu.

Ia menambahkan, dari Banom NU seperti IPNU, IPPNU, Ansor, Fatayat NU dan Muslimat NU se-Kecamatan Mejobo turut ambil peran dalam kegiatan sosial itu melalui pengumpulan dana.

Menurutnya, antusias masyarakat sangat positif dengan dibukanya warung kecil yang berada di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo itu. Sekitar 100-150 porsi makanan yang telah disiapkan, habis diborong setiap harinya.

“Alhamdulillah, dari respon baik masyarakat Insyaallah recananya kami akan melanjutkan hingga tiga bulan ke depan. Sebelumnya, Warkas ini sudah dibuka seminggu sebelum Ramadhan,” terangnya.

Selain itu, menurut dia, ke depan MWCNU Mejobo ingin fokus pada pengembangan Warkas, selain segmen filantropi lain yang jalankan seperti mobil layanan umat, dan sedekah sampah.

Ia berharap dengan hadirnya Warkas, masyarakat dapat sedikit terbantu di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

“Mungkin dalam derita warga masyarakat, MWCNU Kecamatan Mejobo dapat sedikit membantu meringankan kondisi keterhimpitan ini,” jelasnya.
 
Dihubungi terpisah, bendahara MWCNU Mejobo, Ahmad Achadun mengungkapkan, banyak donasi yang masuk dari masyarakat, termasuk dalam berbagai bentuk.

"Alhamdulillah, hari ini ada donatur yang memberikan bantuan berupa bahan-bahan makanan, seperti ayam, tempe, tahu, cabe, tomat, bawang, dan masih banyak lagi," ungkapnya kepada NU Online, Senin (11/5) siang.

Achadun berharap, masyarakat dapat bersabar dalam menghadapi pandemi serta bahu-membahu dalam meringankan beban warga yang membutuhkan. Inisiasi warung ikhlas ini juga mendapat perhatian dari Kompas TV melalui liputan petang kemarin.

Kontributor: Afina Izzati
Editor: Musthofa Asrori
BNI Mobile