Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Perempuan Pengasuh Pesantren Salurkan Bantuan APD

Perempuan Pengasuh Pesantren Salurkan Bantuan APD
Dalam kegiatan bertajuk Bulan Peduli Covid-19 tersebut, JP3M membagikan ratusan baju hazmat kepada tenaga medis. (Foto: Naufa)
Dalam kegiatan bertajuk Bulan Peduli Covid-19 tersebut, JP3M membagikan ratusan baju hazmat kepada tenaga medis. (Foto: Naufa)
Purworejo, NU Online
Jamiyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Mubalighoh (JP3M) Nusantara menggelar aksi bakti sosial dengan membagi-bagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Kedu Jawa Tengah.
 
Dalam kegiatan bertajuk Bulan Peduli Covid-19 tersebut, JP3M membagikan ratusan baju hazmat kepada tenaga medis

Ketua JP3M, Nyai Hj Hani Maftuha melalui pelaksana kegiatan baksos, Fetra mengungkapkan bahwa Bulan Peduli Covid-19 ini merupakan bentuk kepedulian perempuan-perempuan dari kalangan pesantren terhadap persoalan penangan Covid-19.

"Kami mengikuti perkembangan terus penanganan kasus Covid-19 ini melalui tayangan media. Tentu kami senantiasa mendukung, berbagai upaya dari para tenaga medis dalam menangangi dan mengendalikan pandemi yang telah menelan ratusan korban jiwa ini," kata Bu Fetra dalam siaran pers yang diterima NU Online (Kamis, 14/5).
 
Lebih lanjut dikatakannya, bentuk kepedulian terhadap persoalan ini dari kalangan perempuan pengasuh pesantren tersebut tidaklah cukup hanya melalui doa semata. Namun, upaya nyata juga harus dilakukan agar wabah pandemi Covid-19 ini dapat segera sirna.

"Tentu bukan seberapa besar dan banyak yang kami berikan kepada jajaran tenaga medis, namun dukungan moral bahwa mereka tidak sendirian dalam menangani wabah ini juga penting agar mereka semakin besar hatinya," tandasnya.

Sementara ini bantuan APD baju hazmat yang telah disalurkan adalah ke RSUD Temanggung serta sejumlah Puskesmas di Temanggung, RSUD Wonosobo dan RSI Wonosobo. Menurutnya, pemerintah tidak bisa dibiarkan sendirian dalam berjuang mengatasi Covid-19, peran masyarakat juga sangatlah penting.

"Bulan Peduli Covid-19 ini akan terus digulirkan harapannya dapat memotivasi masyarakat agar terlibat aktif dalam menangani pandemi Covid-19 ini, salah satunya dengan memberikan sumbangsih nyata kepada para tenaga medis yang masih banyak membutuhkan APD," katanya.
 
Kontributor: Ahmad Naufa
Editor: Kendi Setiawan
BNI Mobile