IMG-LOGO
Daerah

Kepedulian Warga NU di Situasi Covid-19 Terus Dipertahankan

Selasa 19 Mei 2020 05:00 WIB
Kepedulian Warga NU di Situasi Covid-19 Terus Dipertahankan
Bantuan warga NU Mijen kepada masyarakat terdampak Covid-19. (Foto: Istimewa)
Semarang, NU Online
Kepedulian warga NU untuk membantu masyarakat sekitar perlu terus dipertahankan. Harapan tersebut seperti disampaikan Camat Mijen, Moh Agus Junaidi yang melihat kiprah NU Jatisari, Mijen, Semarang, Jawa Tengah.
 
"Kepedulian warga NU di Jatisari untuk membantu warga yang kurang mampu ini perlu dipertahankan dan dicontoh. Terutama di saat bulan Ramadhan yang kita jalani di tengah pandemi virus corona," kata Agus pada kegiatan bantuan NU Peduli. 
 
Untuk diketahui, Pengurus Anak Ranting NU di kompleks perumahan Kelurahan Jatisari, Mijen, menyalurkan bantuan berupa sembako dan santunan tunai kepada warga sekitar. Hal itu sebagai upaya untuk membantu pemerintah menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

Ketua Pengurus Anak Ranting NU setempat, Ustadz Maksum, mengatakan, selama masa tanggap pandemi virus corona ini pihaknya telah tiga kali melakukan kegiatan bhakti sosial. Pertama pada tanggal 30 Maret 2020 dengan membagikan 120 paket sembako kepada warga di kelurahan Jatisari berdasarkan data dari ketua RW setempat. Kedua, pada tanggal 26 April 2020 bekerjasama dengan takmir-takmir masjid sekitar menyalurkan sebanyak 350 paket sembako kepada para jamaah.
 
"Pembagian santunan kepada 120 anak yatim sore ini adalah yang ketiga. Bantuan yang kami salurkan ini berasal dari donasi warga NU di komplek perumahan Jatisari. Insyaallah akan dilanjutkan lagi, setidak-tidaknya untuk membantu meringankan beban warga yang mengalami kesulitan di tengah pandemic corona ini," terangnya.
 
Santunan untuk anak yatim diberikan dalam bentuk uang tunai dengan nominal Rp200 ribu per orang diserahkan Ketua Takmir Masjid Al Muhajirin, Kiai Nurhan disaksikan Ketua Pengurus Anak Ranting NU, Camat Mijen, dan pengurus NU Jawa Tengah, Gus Mahbub Zaki.

Ustad Maksum lebih lanjut menjelaskan, kegiatan penyaluran bantuan untuk membantu pemerintah menanggulangi dampak pandemi Covid-19. Selain itu, pihaknya memastikan bahwa kegiatan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
 
PMII Banda Aceh sebarkan masker
Sementara itu, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Banda Aceh menggelar aksi bagi-bagi masker kain kepada warga Kota Banda Aceh, Sabtu (16/5).
 
Aksi tersebut digelar di Simpang Lima Kota Banda Aceh dan dalam rangka bagi-bagi masker tersebut guna untuk mengajak masyarakat supaya mengindahkan dan mematuhi himbauan atau Peraturan Walikota (Perwal) mengenai kewajiban mengenakan masker saat keluar rumah. 
 
Ketua PMII Kota Banda Aceh, safinal mengatakan terima kasih kepada Balai Latihan Kerja (BLK)  Kota Banda Aceh yang telah berkerjasama dengan PMII Kota Banda Aceh dan pengadaan masker untuk di bagikan ke masyarakat Kota Banda Aceh.
 
PMII Cabang Kota Banda Aceh mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh menetapkan wilayah wajib pakai masker dengan mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) No. 24 Tahun 2020 tentang pemakaian masker. Himbauan ini terkait wajib mengenakan masker ketika keluar rumah dengan tujuan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.
 
"Semoga dengan adanya aksi ini dapat menambah kepekaan masyarakat terhadap pentingnya memakai masker saat ini. Mari kita mengindahkan himbauan pemerintah ayo pakai masker, rajin cuci tangan, jaga kebersihan dan jaga jarak," ujarnya.
 
Bantuan Yayasan NU Nurussalam di Kudus
Di Kudus, Jawa Tengah, tim Yayasan NU Nurussalam mengadakan kegiatan pembagian 1000 masker dan 600 takjil pada Sabtu (16/5). Aksi pembagian masker tersebut ditunjukkan kepada masyarakat yang melintasi jalan raya Besito nomor 7A, tepatnya di depan gerbang masuk madrasah NU Nurussalam dari pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. 
 
Penanggungjawab pelaksana sekaligus kepala MTs NU Nurussalam, Julal Umam, M.S.I mengatakan kegiatan ini dilakukan bertujuan membantu peran pemerintah untuk mencegah penyeberan Virus Covid-19 dengan cara pembagian masker dan takjil sekala besar.
 
"Sekaligus berbagi, kami juga membagi pamflet Pendaftaran siswa baru yang dilaksanakan pada gelombang 1, 6 Mei sampai 20 Juni, dan gelombang 2, 30 sampai 13 Juni 2020," terangnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Dewan Guru MTS-MA dan segenap Osim MTS-MA untuk menumbuhkan rasa keagaaman, serta menerapkan jiwa peka sosial terhadap masyarakat. 
 
"Kami bersama masyarakat, semangat untuk melawan virus corona," terangnya menambahkan.
 
Selain itu, Ridlwan, kepala MA NU Nurussalam mengungkapkan bahwa lockdown membuat siklus ekonomi terhambat. Meskipun begitu, banyak kegiatan bermanfaat yang masih bisa dilakukan contohnya yaitu dengan pembagian masker dan takjil ini.
 
"Momen kegiatan pembagian ini juga bagus sekali, karena bertepatan dengan bulan suci ramadan," ungkapnya.
 
Babinkamtipnas Desa Besito Airda Agus Susanto yang bertugas untuk mengawal acara tersebut, sangat mendukung dengan kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan NU Nurussalam, ia berpesan dan berharap kepada madrasah bahwa agenda seperti ini harus dilaksanakan setiap tahun. "Kegiatan ini sangat bagus, Nurussalam memang hebat," pujinya. 
 
Editor: Kendi Setiawan
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG