Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
PEDULI COVID-19

Sebagian Zakat Fitrah Habib Luthfi Disalurkan ke Panti Asuhan Muhammadiyah

Sebagian Zakat Fitrah Habib Luthfi Disalurkan ke Panti Asuhan Muhammadiyah
Habib Luthfi bin Yahya usai menyerahkan sebagian zakat fitrahnya (3 ton beras) ke Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Pekalongan berfoto bersama dengan anak yatim piatu. (Foto: NU Online/Abdul Muiz)
Habib Luthfi bin Yahya usai menyerahkan sebagian zakat fitrahnya (3 ton beras) ke Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Pekalongan berfoto bersama dengan anak yatim piatu. (Foto: NU Online/Abdul Muiz)
Pekalongan, NU Online
Sebagian zakat fitrah yang ditunaikan Habib Luthfi bin Yahya, Sabtu (23/5) malam, disalurkan ke panti asuhan Muhammadiyah. Total yang diantar ke kantor panti di Jalan dr Wahidin Kota Pekalongan ini sebanyak 3 ton beras.

Sebelumnya diberitakan, Rais Aam Idarah Aliyah Jam'iyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) mengeluarkan zakat fitrah beras sebanyak 230 ton. Jumlah ini lebih banyak 40 ton dibanding tahun sebelumnya, yakni 190 ton.

"Betul, ada 3 ton beras yang diturunkan di Panti Asuhan Muhammadiyah," ujar salah satu santri Habib Luthfi bin Yahya H Ahmad Tubagus Surur kepada NU Online, Ahad (24/5).

Baca juga: Serahkan Zakat Fitrah 230 Ton Beras, Habib Luthfi: Indonesia Harus Kuat

Menurut Tubagus, apa yang dilakukan oleh Habib Luthfi adalah contoh keteladanan peduli sesama, khususnya di setiap Idul Fitri tiba. “Kalau melihat jumlah zakatnya yang tiap tahun hampir dipastikan bertambah, sesungguhnya bisa menjadi pelajaran bagi kita semua terutama soal kepedulian kepada sesama," ungkapnya.

Sebelum menyalurkan zakat fitrah tahun 1441 Hijriyah, Habib Luthfi yang juga Ketua Ulama Sufi Dunia ini mengatakan, apa yang dilakukannya merupakan upaya memperkuat komitmen kebangsaan di tengah pandemi Covid-19.

"Saya berzakat ini semata-mata untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah pandemi Covid-19. Kebangsaan kita jangan sampai goyah, meski virus Corona menerpa masyarakat kita. Indonesia harus kuat," tegas Habib Luthfi.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Adrian Suez usai melepas pasukan pengirim zakat fitrah mengatakan, beras zakat sebanyak 230 ton itu diangkut dengan armada bantuan dari Asrama 407, Kodim 0710/Pekalongan, Polres Pekalongan,  Brimob, dan Basarnas, serta puluhan armada kecil.

"Habib Luthfi akan mengantarkan secara langsung ke pos-pos distribusi di wilayah Kabupaten dan Kota Pekalongan," ujar Egy.

Pantauan NU Online, di malam lebaran tampak iring-iringan rombongan truk pengangkut beras menyusuri jalan-jalan di Kota Pekalongan yang mendapat pengawalan dari Polres sekitar 500 meter dari rumah Habib Luthfi. Tiba-tiba seluruh rombongan berhenti, karena ada satu truk yang menurunkan puluhan karung beras di Panti Asuhan Muhammadiyah.

Rombongan lalu lanjut menuju titik berikutnya hingga seluruh beras tersalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Menurut Habib Luthfi, zakat fitrah di tengah Covid-19 semata-mata untuk membesarkan jiwa warga yang terdampak. Mereka jangan sampai goyah semangatnya. 

"Kita memang sedang mendapat cobaan dari Allah SWT terhadap negeri yang kita cintai ini. dengan jati diri dan patriotisme kita sebagai anak bangsa, jangan sampai hati kita tergoyahkan," tegasnya.    

Habib Luthfi meminta untuk bisa memberi contoh, agar masyarakat memiliki jati diri dan mental yang kuat. "Kita selaku anak bangsa, walau ada Corona yakinlah bahwa Indonesia akan tetap kuat dan maju," ucapnya.

Tampak hadir selain Wakil Wali Kota Pekalongan, ada Kapolres Pekalongan Kota  AKBP Egy Adrian Suez, dan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto serta puluhan tamu undangan yang memadati rumah Habib Luthfi.

Pewarta: Abdul Muiz
Editor: Musthofa Asrori
BNI Mobile