Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Selama Ramadhan, LAZISNU Sidoarjo Salurkan Bantuan Hingga 22 Miliar Rupiah

Selama Ramadhan, LAZISNU Sidoarjo Salurkan Bantuan Hingga 22 Miliar Rupiah
Aksi pembagian santunan oleh NU Care- LAZISNU Sidoarjo. (Foto: NU Online/Hasib)
Aksi pembagian santunan oleh NU Care- LAZISNU Sidoarjo. (Foto: NU Online/Hasib)

Sidoarjo, NU Online

Ramadhan menjadi bulan terbaik bagi sejumlah kalangan untuk bersedekah, infak serta zakat. Kaum Muslimin memiliki keyakinan bahwa berderma di bulan tersebut akan mendapat balasan berlipat, melebihi bulan lain.

Dan Pengurus Cabang  (PC) NU Care-Lembaga Amil zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sidoarjo, Jawa Timur berhasil menghimpun dan menyalurkan dana hingga Rp22 miliar. Dana tersebut didapatkan selama Ramadhan 1441 H. 

"Alhamdulillah kami pada tahun ini berhasil menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah sebesar 22 miliar rupiah kepada sekitar 89.751 mustahik yang tersebar di tiap kecamatan di Sidoarjo,” kata Muhammad Ikhsan, Jumat (5/6).

Rincian dana dari ini meliputi zakat fitrah Rp15,2 miliar, zakat mal Rp2,3 miliar, infak dan sedekah yakni Rp2,1 miliar. Demikian pula , santunan yatim dhuafa sejumlah Rp2,6 miliar, dan fidyah terkumpul Rp65 juta. 

“Perolehan ini sebagian berupa uang dan sebagian berupa paket sembilan bahan pokok atau Sembako. Dan dana diperoleh dari 512.807 muzakki yang disalurkan kepada 89.751 mustahik,” kata Ketua PC NU Care-LAZISNU Sidoarjo tersebut. Perolehan dana termasuk fidyah mengalami peningkatan sekitar 300 persen dari tahun sebelumnya yang ‘hanya’ Rp8 miliar, lanjutnya. 

Meningkatnya perolehan dana ini tidak lepas dari banyaknya masjid dan mushala yang mengajukan menjadi amil syar'i di bawah naungan PC NU Care-LAZISNU Sidoarjo. 

"Sesuai dengan amanat para kiai agar LAZISNU bisa lebih bermanfaat bagi umat, kami pada tahun ini memang gencar mensosialisasikan dan membentuk amil syar'i di berbagai tingkatan agar bisa menyentuh umat, terutama warga NU,” jelasnya. 

Dan berdasarkan laporan yang masuk, tahun ini dari 18 kecamatan yang ada di Sidoarjo, sudah terbentuk Unit Pengumpul Zakat, Infaq sdan Shadaqah (UPZIS) di tingkat Majelis Wakil Cabang nahdlatul Ulama (MWCNU). Padahal tahun lalu masih terbentuk di 14 kecamatan. 

Dia juga berharap dengan banyaknya amil syar'i yang terbentuk bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat yang tengah menghadapi pandemi Covid-19 ini. 

"UPZIS MWC NU Care-LAZISNU diharapkan menjadi pusat penggalangan donasi yang bisa meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19,” harapnya. 
Sedangkan Sekretaris PC NU Care-LAZISNU Sidoarjo, Chasib Hizbullah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan muzakki dan donatur. 

"Kami sampaikan terima kasih kepada para muzakki dan donatur yang telah mempercayakan penyalurannya kepada PC NU Care-LAZISNU Sidoarjo. Mudah-mudahan membawa berkah dan manfaat bagi kita semua,” katanya. 

Kontributor: Hasib
Editor: Ibnu Nawawi

BNI Mobile