LAZISNU Se-Jatim Himpun dan Salurkan Dana ZIS Rp84,9 Miliar selama Ramadhan

LAZISNU Se-Jatim Himpun dan Salurkan Dana ZIS Rp84,9 Miliar selama Ramadhan
Ketua LAZISNU Jatim, A Afif Amrullah memberikan zakat fitrah kepada warga di Surabaya. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Ketua LAZISNU Jatim, A Afif Amrullah memberikan zakat fitrah kepada warga di Surabaya. (Foto: NU Online/Rof Maulana)

Surabaya, NU Online
NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah (LAZISNU) Jawa Timur bersama UPZIS (Unit Pengelola Zakat Infak dan Sedekah) NU Care-LAZISNU kabupaten/kota se-Jawa Timur menggelar Halal Bihalal (HBH) dan Ngobrol Filantropi (Ngopi) secara online. HBH ini digelar untuk menyapa pengurus LAZISNU di tingkat kabupaten/kota. 

"Ini momen syawal, kami ingin menyapa pengurus cabang hingga pengurus di tingkat desa," kata Ketua NU Care-LAZISNU Jatim, A Afif Amrullah, Sabtu (6/6). 

Tidak hanya itu, Afif mengatakan HBH ini bersamaan dengan ngobrol filantropi guna mengevaluasi program semester awal tahun 2020 dan mengatur strategi untuk smeseter berikutnya.

"Kami juga meminta cabang untuk menyampaikan laporan perolehan dan pendayagunaan Zakat, Infak dan Sedekah selama bulan Ramadhan 1441 H," lanjut Dosen Universitas Sunan Giri Surabaya tersebut.

Dari hasil rekapitulasi laporan itu, total dana ZIS yang terkumpul adalah Rp84,9 miliar yang lebih dari 80 persennya sudah didistribusikan kepada para mustahiq, terutama kelompok fakir dan miskin. 

"Ini merupakan akumulasi seluruh laporan pendayagunaan ZIS dari tingkat PW, PC, MWC, Ranting hingga Jaringan Pengelola (JP) ZIS di masjid, mushola, pondok pesantren dan lembaga lainnya," jelas Afif.

Afif merinci, dari total Rp84,9 Miliar tersebut terdiri dari Rp65,4 miliar zakat fitrah atau setara dengan sekitar 6.548 ton beras, sedangkan zakat mal mendapatkan Rp6,5 miliar, kemudian untuk fidyah dan sedekah mendapatkan Rp12 miliar. 

"Tentu ini peningkatan yang sangat besar dibandingkan tahun lalu," tutur Afif.

Karena itu, NU Care-LAZISNU Jawa Timur sangat mengapresiasi kerja keras dan pengabdian para pengurus NU Care-LAZISNU di semua tingkatan, mulai dari UPZIS NU Care-LAZISNU di desa atau ranting, JPZIS Masjid/Mushola hingga pengurus cabang. 

"Data perolehan ini akan terus bertambah, karena dari 45 cabang masih 31 cabang yang sudah mengirimkan laporannya," lanjutnya.

Kabupaten Sidoarjo memimpin perolehan terbanyak pada tahun ini, sekitar Rp22 miliar. "Alhamdulillah kami pada tahun ini berhasil menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp22 Miliar kepada sekitar 89.751 mustahik yang tersebar di tiap kecamatan di Sidoarjo,” kata Ketua NU Care-LAZISNU Sidoarjo, Muhammad Ikhsan, saat memberikan laporan secara virtual ini.

Pada kesempatan HBH dan Ngopi ini turut dihadiri KH Ahmad Sudrajat, Ketua PP NU Care-LAZISNU, Prof Akh Muzakki, Sekretaris PWNU Jawa Timur, dan KH Abdussalam Nawawi, Ketua Baznas Jawa Timur.

Kontributor: Rof Maulana
Editor: Syamsul Arifin

BNI Mobile