OTG Pringsewu Tertinggi di Lampung, Ketua NU: Terapkan Protokol dengan Disiplin

OTG Pringsewu Tertinggi di Lampung, Ketua NU: Terapkan Protokol dengan Disiplin
Ketua PCNU Pringsewu H Taufik Qurrohim. (Foto: NU Online/Faizin)
Ketua PCNU Pringsewu H Taufik Qurrohim. (Foto: NU Online/Faizin)

Pringsewu, NU Online
Berdasarkan data yang tercatat pada laman covid19.bnpb.go.id sampai dengan Sabtu (6/6), jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Provinsi Lampung tercatat sebanyak 338 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 73 orang OTG di Kabupaten Pringsewu dan saat ini menempatkan daerah ini sebagai kabupaten jumlah OTG terbanyak di Provinsi Lampung.

OTG sendiri adalah seseorang yang tidak bergejala dan memiliki risiko telah tertular dari orang konfirmasi Covid-19. OTG ini memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi atau pasien positif Covid-19. OTG ini positif terkena Covid-19 tapi tidak memiliki keluhan atau gejala sama sekali.

Menyikapi hal ini Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu mengingatkan masyarakat Pringsewu untuk berhati-hati dengan kondisi ini. Protokol kesehatan harus diterapkan dalam segala aktivitas agar tidak tertular dan menularkan Covid-19.

"OTG ini harus diwaspadai. Karena yang bersangkutan sendiri tidak merasakan, apalagi kita. Jadi mari terapkan protokol dengan disiplin seperti jaga jarak dan menggunakan alat pelindung diri," kata Ketua PCNU Pringsewu, H Taufik Qurrohim, Ahad (7/6).

Apalagi saat ini sudah ada kebijakan New Normal di mana kita sudah bisa mulai beraktivitas normal di tengah pandemi. Aktivitas di semua tempat umum harus benar-benar berhati-hati agar OTG yang belum terdeteksi tidak menularkan virus.

"Edaran dari Kementerian Agama dan Bupati Pringsewu terkait aktivitas berjamaah di tempat ibadah harus benar-benar diterapkan. Masjid dan mushala juga harus segera berkomunikasi dengan Gugus Covid masing-masing tingkatan untuk mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19," ingatnya.

Apalagi, lanjut Taufik, masjid dan mushala yang berada di pinggir jalan raya harus menerapkan standar protokoler yang sudah ditentukan. Karena akan banyak orang dari berbagai daerah yang singgah sementara kita tidak tahu rekam jejak kesehatan dan aktivitasnya.

Sampai saat ini memang baru satu orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Pringsewu dan itu pun sudah dinyatakan sembuh. Namun dengan jumlah OTG yang banyak ini, masyarakat tidak boleh lengah.

Bukan hanya di tempat ibadah saja, pemerintah dan masyarakat juga harus disiplin menegakkan protokol kesehatan di berbagai tempat umum seperti di pasar, kantor, terminal, dan sebagainya. Senantiasa cuci tangan, memakai masker, membawa hand sanitizer, dan jaga jarak mesti di aplikasikan setiap hari.

"Mari terus melakukan ikhtiar lahir dan batin menghadapi kondisi sulit inu. Semoga kita senantiasa diberi kesehatan dan dijauhkan dari virus Corona," tandasnya.

Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Syamsul Arifin

BNI Mobile