Sinten dan Perkoro

Sinten dan Perkoro
Ilustrasi humor. (Foto: dok. NU Online)
Ilustrasi humor. (Foto: dok. NU Online)

Di sebuah desa di daerah Tegal, Jawa Tengah hidup dua bersaudara. Mereka perempuan dan laki-laki. Yang perempuan sebagai kakak bernama Sinten sangat menyayangi adiknya yang bernama Perkoro.


Sejak awal pemberian nama, warga setempat sebetulnya dibuat heran, karena orang tuanya memberi nama yang dapat menimbulkan kesalapahaman.


Suatu hari, Sinten dan Perkoro sedang berjalan menyusuri jalan. Saat sedang berjalan itu, Perkoro lepas dari pandangan Sinten. Perkoro pun tersesat. Sinten pergi ke polisi.


Polisi bertanya, "Sinten (siapa) namamu?"


Dia menjawab, "Sinten."


Karena dianggap balik bertanya, polisi bertanya lagi "Sinten namamu?"


"Sinten!"


"Kamu cari perkoro (masalah)?!" kata polisi setengah membentak.


"Ya pak, saya memang kehilangan dia saat menyusuri jalan," kata Sinten. (Fathoni)

BNI Mobile