Keseriusan Petugas Medis RSI Milik NU di Gresik Tangani Pasien Corona

Keseriusan Petugas Medis RSI Milik NU di Gresik Tangani Pasien Corona
Pimpinan RSI Mabarrot MWCNU Bungah Gresik bersama Muspika melpas pasiean yang sembuh dari Corona. (Foto: NU Online/Syafik Hoo)
Pimpinan RSI Mabarrot MWCNU Bungah Gresik bersama Muspika melpas pasiean yang sembuh dari Corona. (Foto: NU Online/Syafik Hoo)

Gresik, NU Online
Allah SWT selalu bersama hamba yang berusaha dan tawakal. Bila berusaha dengan sungguh-sungguh dan di ujungnya adalah berserah diri, maka pertolongan akan segera datang. Termasuk dari penyakit yang menjadi pandemi yakni Corona atau Covid-19. 

 

Kabar gembira datang dari Rumah Sakit Islam (RSI) Mabarrot Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bungah, Gresik, Jawa Timur. Adalah pasien berinisial H berusia 48 tahun yakni warga Desa Melirang, Bungah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

 

Yang bersangkutan benar-benar dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan isolasi selama dua pekan dan telah melalui uji swab sebanyak empat kali di Rumah Sakit Nasional Hospital Surabaya.

 

Setelah benar-benar dinyatakan negatif, pasien selanjutnya diperkenankan pulang dan diantar Direktur Umum RSI Mabarrot MWCNU Bungah, dokter Izzuddin Syahbana. Tampak mendampingi sejumlah jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bungah yakni camat, Kapolsek, dan Koramil Bungah.

 

Dokter Izzuddin Syahbana mengatakan, pasien dirawat selama dua pekan di RSI Mabarrot MWCNU Bungah. Dan kala pertama kali dirawat, yang bersangkutan berstatus Pasien Dalam Pengawasan atau PDP.

 

"Saat pertama masuk RSI Mabarrot MWCNU Bungah, pasien sudah berstatus PDP dari klaster Surabaya, dan pasien sempat mau dirujuk ke rumah sakit umum daerah, namun menolak dan ingin dirawat di sini. Dan alhamdulillah saat ini pasien sudah benar-benar sembuh," katanya, Jumat (12/6).

 

Selama dirawat, dokter Izzuddin mengaku bahwa pasien mendapatkan sejumlah pelayanan medis. Dan yang paling utama adalah bahwa pihak rumah sakit terus memberikan dukungan kepada pasien agar yakin bisa sehat kembali dan berkumpul dengan keluarga maupun warga.

 

"Saat dirawat di Mabarrot ini, pasien kita beri terapi, jaga gizi dan obat. Selain itu, kita beri support agar kondisi psikologi pasien selalu terjaga," jelasnya.

 

Dokter Izzuddin menambahkan, usai berhasil mendampingi pasien Corona hingga sembuh, pihaknya akan terus menjelaskan kepada masyarakat bahwa virus dapat disembuhkan dengan penanganan yang benar. Juga saat pasien telah sembuh, maka hendaknya dapat diterima kembali.

 

"Sebab pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 sudah tidak menularkan virus Corona lagi dan bisa kembali diterima di masyarakat," tegasnya.

 

Saat mendampingi pelepasan pasien, pihak pengelola RSI Mabarrot MWCNU Bungah juga memberikan bingkisan. Hal tersebut sebagai dukungan dan ucapan terima kasih karena yang bersangkutan mengikuti segala anjuran dari tim kesehatan selama dirawat.

 

Kontributor: Syafik Hoo
Editor: Ibnu Nawawi
 

BNI Mobile