Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ansor di Banyuwangi Kenalkan Protokol Kesehatan dengan Pembagian Timba

Ansor di Banyuwangi Kenalkan Protokol Kesehatan dengan Pembagian Timba
Sejumlah timba hasil kreasi Ansor di Banyuwangi siap diberikan kepada warga. (Foto: NU Online/M Soleh K)
Sejumlah timba hasil kreasi Ansor di Banyuwangi siap diberikan kepada warga. (Foto: NU Online/M Soleh K)

Banyuwangi, NU Online
Pandemi Corona memberikan banyak pelajaran kepada manusia. Salah satunya adalah ikhtiar untuk menaati protokol hidup sehat di masyarakat secara umum. 

 

Ikhtiar serius dilakukan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Yang dilakukan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar mentaati aturan kesehatan yang diimbau pemerintahsetempat. Bentuknya adalah membagikan puluhan timba air kepada 38 Rukun Tetangga (RT) se-Kelurahan Karangrejo, Sabtu (13/6).

 

Ketua GP Ansor Ranting Karangrejo, Andria Fajar menjelaskan penyebaran virus Corona tidak menyebabkan perjuangan pengurus dan anggota pupus. Sebaliknya, situasi pagebluk ini menjadi pijakan semangat kebersamaan pengurus untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat.

 

"Pembagian timba ini merupakan ejawantah kepedulian kami kepada seluruh masyarakat. Edukasi lebih dekat kepada warga senantiasa hidup dan melakukan aktivitas sesuai protokol kesehatan," kata Andria kepada NU Online.

 

Bersama anggotanya, pembagian sejumlah timba tersebut dilaksanakan selama dua hari penuh. Karena sebaran jarak masing-masing RT yang beragam.

 

"Atas program ini pula menjadi fasilitas kami pula untuk berkomunikasi lebih dekat dan lebih intens dengan seluruh ketua RT di Kelurahan Karangrejo. Modal yang bagus untuk kita berjuang lebih intens dan menggerakkan mesin kaderisasi para pemuda di masing-masing RT," katanya.

 

Dia menilai, potensi pemuda di wilayah dimaksud, sangat dapat diandalkan. Tinggal dikomunikasikan dan dikelola secara profesional, maka akan terus tersemai kader-kader NU unggulan di masa mendatang.

 

"Karena kaderisasi adalah kunci utama keberlangsungan menjaga konsistensi perjuangan NU di waktu ini dan mendatang. Di Ansor kita semua belajar, berjuang, dan ditempa bersama," ujarnya.

 

Andria yang didampingi anggotanya menjelaskan beberapa program yang telah dilaksanakan selama pandemi. Seluruhnya telah berjalan lantaran bersinergi penuh dengan kepala desa, pengurus NU, para dermawan, dan stakeholder lain.

 

"Seperti pembagian bantuan berupa paket nasi bungkus untuk para penjaga ronda, tukang becak, dan para pengguna jalan di lingkungan. Selain itu, kita juga kerap kali membagi masker dan menu buka puasa saat Ramadhan, serta masih akan ada program lainnya yang terus kita kerjakan bersama," beber Andria.

 

Keberlangsungan program mendapat dukungan dari pengurus Ranting NU setempat. Dukungan disampaikan Ketua Ranting Nahdlatul Ulama Karangrejo, Ustadz Ahmad Thoyib.

 

"Saya sangat bersyukur generasi muda NU kreatif, kompak, dan tampil luar biasa di tengah masyarakat. Semoga selalu konsisten para pengurus dan anggota Ansor Ranting Karangrejo," katanya.

 

Salah seorang penerima bantuan timba, yang juga sebagai Ketua RT Misnawar menyambut senang. Dirinya juga siap mendukung program yang dilaksanakan pengurus Ansor.

 

"Di sini nantinya kita juga sama-sama saling belajar berorganisasi. Sebenarnya sudah lama kita menanti anak-anak muda yang penuh potensi agar bersama berjuang bagi masyarakat," tandas Misnawar.

 

Kontributor: M Soleh Kurniawan
Editor: Ibnu Nawawi
 

BNI Mobile