Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ansor Trenggalek Fasilitasi Pembukaan Pelatihan Pesantren New Normal

Ansor Trenggalek Fasilitasi Pembukaan Pelatihan Pesantren New Normal
Bupati Trenggalek Jatim pada pembukaan pelatihan pesantren new normal yang digelar PC GP Ansor. (Foto: NU Online/Imam Kusnin A)
Bupati Trenggalek Jatim pada pembukaan pelatihan pesantren new normal yang digelar PC GP Ansor. (Foto: NU Online/Imam Kusnin A)

Trenggalek, NU Online     
Penerapan new normal atau tatanan hidup baru harus diimbangi dengan pengetahuan terkait protokol kesehatan. Apalagi hal tersebut juga akan diberlakukan di pesantren. 

 

Pimpinan Cabang  (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Trenggalek Jawa Timur menggagas dan memfasilitasi pembukaan pelatihan pesantren new normal. Kegiatan juga dihadiri bupati yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Ittihad Darunnajah, Kelutan.                      

 

Acara yang berlangsung Jumat (19/6) ini sekaligus sebagai ajang pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) oleh pemerintah setempat kepada badan usaha yaitu Nusantara Cellluler milik PC Ansor Trenggalek.

 

Pada kesempatan tersebut, Ketua PC Ansor Trenggalek, Moh Zakki mengatakan bahwa pembukaan pelatihan pesantren new normal adalah bagian dari ikhtiar untuk terus menggerakkan kegiatan belajar mengajar ilmu agama khususnya di pondok pesantren saat pandemi. Hal itu tentunya juga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

 

"Perekonomian umat perlu mendapat perhatian, karena itu pembentukan badan usaha Ansor ini juga bertujuan untuk kemandirian organisasi dan menyejahterakan anggota," ujar Gus Zakki, panggilan akrabnya.                

 

Bupati Trenggalek, H Muhammad  Nur Arifin yang hadir mengenakan jas Ansor menegaskan bahwa pemerintah akan mendukung kegiatan di pondok pesantren agar terus berlangsung dan para santri tetap sehat. 

 

"Semua pihak harus bersatu padu menjaga agar santri tetap dalam keadaan sehat. Ini penting," kata bupati yang juga aktivis Ansor ini. 

 

Pada kesempatan tersebut, bupati memberikan peralatan kesehatan yang bisa dipakai santri dan para ustadz mulai dari face shield, masker, hand sanitizer, desinfektan dan alat pendukung lainnya. Tidak lupa, bupati berterima kasih kepada Ansor yang telah membantu program pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi. Pada saat yang sama turut berharap badan usaha milik Ansor bisa berkembang dengan baik.                                  

 

Acara yang dihadiri  jajaran PC GP Ansor dan Satkorcab Banser serta para santri Pesantren Al Ittihad Darunnajah tersebut ditutup dengan doa oleh KH Saiful Islam selaku pengasuh pesantren. 

 

Kontributor: Imam Kusnin Ahmad
Editor: Ibnu Nawawi

BNI Mobile