Senyum Bahagia Anak Yatim di Nganjuk Ikuti Khitan Massal LAZISNU

Senyum Bahagia Anak Yatim di Nganjuk Ikuti Khitan Massal LAZISNU
Khitan massal oleh NU Care-LAZISNU Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (Foto: NU Online/Hafidz Yusuf)
Khitan massal oleh NU Care-LAZISNU Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (Foto: NU Online/Hafidz Yusuf)

Nganjuk, NU Online
Halaman Masjid An-Nur di Perumahan Tembarak Permai Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tidak biasanya pagi-pagi telah ramai dipadati oleh warga sekitar. Apalagi wabah Covid-19 kini masih merebak. 


Ya, halaman masjid saat itu tampak penuh dengan 26 anak yatim dan dhuafa mengenakan baju putih, bersongkok, dan bersarung didampingi oleh masing-masing orang tuanya. Mereka mengikuti khitan massal yang diselenggarakan NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama) Kecamatan Kertosono, Nganjuk dengan menggandeng Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Nganjuk dan Kertosono.


Mereka tampak bahagia, lantaran akan menunaikan satu kewajiban sebagaimana syariat Islam menggariskan hukum khitan. Meski sebagian dari mereka tampak ada yang ketakutan, namun semua proses dapat dilalui dengan baik. Semua peserta akhirnya berhasil dikhitan. 


Salah satu panitia pelaksana khitan massal, M Muhlisin mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen LAZISNU Kertosono dalam membantu warganya yang kurang mampu. Kegiatan sosial-kemasyarakatan menurutnya menjadi salah program penting LAZISNU yang harus dilakukan dengan maksimal.


“Khitan massal ini merupakan wujud kepedulian LAZISNU Kertosono terhadap anak yatim dan kurang mampu di Kabupaten Nganjuk, khususnya di Kecamatan Kertosono serta sbagai syiar program kami,” ungkapnya pada Ahad (28/6). 


Menurutnya, kegiatan ini cukup istimewa, menunjukkan kesolidan antarlembaga yang dimiliki NU. LAZISNU sebagai lembaga yang menginisiasi kegiatan sementara LKNU mendukung dalam hal tenaga medis. Sinergi ini, kata dia, harus terus terjalin di kemudian hari. 


“Kami berterima kasih kepada LKNU Nganjuk dan LKNU Kertosono atas bantuannya dalam kegiatan ini. Harapannya para tim medis LKNU Nganjuk sehat selalu,” imbuhnya.


Ia menambahkan, sepanjang proses khitan, para peserta dihibur oleh Jamiyah Shalawat Habsy Remaja Masjid An-Nur. Dan fasilitas yang diterima masing-masing lainnya peserta yaitu baju, kopiah, sarung, uang, dan kontrol secara gratis di Klinik Muslimat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). 


Terpisah, Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Nganjuk H Subhan Aburizal berharap agar kegiatan ini tidak hanya berhenti kali ini saja, mengingat masih banyak anak yatim dan duafa yang tentu mengharapkan kontribusi LAZISNU. Bahkan apabila memungkinkan, kegiatan serupa dapat dilakukan di berbagai titik di Nganjuk. “Semoga acara ini istikamah dan ke depan pesertanya makin banyak,” harapnya.


Kepada NU Online, salah satu orang tua peserta, yakni Ida memaparkan alasan dirinya mengikutkan anaknya di kegiatan khitan massal LAZISNU. Menurutnya, dalam hal menjalankan syariat Islam, NU tidak perlu diragukan, termasuk LAZISNU sebagai lembaga milik NU bisa dipertanggungjawabkan. "Apalagi didukung oleh tim medis yang profesional dari Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama," ucapnya.

 

Kontributor: Hafidz Yusuf
Editor: Syamsul Arifin 

BNI Mobile