Kerja Sama NU Jateng dan Rabithah Alawiyah Mulai Ditindaklanjuti di Daerah

Kunjungan DPC Rabithah Alawiyah Banyumas ke kantor PCNU setempat (Foto: Dok NU Banyumas)
Kunjungan DPC Rabithah Alawiyah Banyumas ke kantor PCNU setempat (Foto: Dok NU Banyumas)
Kunjungan DPC Rabithah Alawiyah Banyumas ke kantor PCNU setempat (Foto: Dok NU Banyumas)

Semarang, NU Online

Rintisan kerja sama antara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dengan Pengurus Rabithah Alawiyah untuk mempererat jalinan silaturahim mulai direalisasikan di daerah-daerah.

 

Sekretaris PWNU Jawa Tengah H Hudallah Ridwan Naim mengatakan, instrkuksi PWNU Jateng ke cabang-cabang NU untuk menjalin silaturahim dan mengembangkan program bersama para habaib sudah mulai direalisasikan.

 

"Silaturahim dan saling mengunjungi secara kelembagaan antara pengurus NU cabang dengan para habaib yang dihimpun dalam Rabithah Alwiyah di berbagai kabupaten/kota di Jateng sudah mulai direalisasikan atau ditindaklanjuti," kata Gus Huda di Semarang, Rabu, (1/7).

 

Menurutnya ini sangat menggembirakan sekali. Laporan dari daerah yang diterima terakhir kali, PCNU Kabupaten Banyumas bersilaturahim dengan Rabithah Alawiyah Kabupaten Banyumas pada hari Kamis (25/6) lalu.

 

"Meski hanya pertemuan, momentum ini sangat besar maknanya di depan publik nahdliyin maupun para habaib dan pecinta habaib atau para Muhibbin," ungkapnya. 

 

Dikatakan, setidaknya dalam silaturahim yang menghasilkan kesepakatan untuk saling nenguatkan gerakan mengawal ahlusssunnah wal jamaah ini mempertegas kesan dan pesan antara NU dan habaib tidak ada masalah dan saling dukung.

 

Foto bersama usai silaturahim antara PCNU Banyumas dan DPC Rabithah Alawiyah (Foto: Dok)

 

Ditambahkan, memang selama ini saling silaturahim antara para pimpinan dan warga NU dengan para habaib sudah terjalin dengan baik secara kultural, para kiai NU selalu mengajarkan kepada jamaahnya untuk selalu hormat kepada dzuriyah Rasulullah. 

 

"Sebaliknya para habaib sangat sayang kepada nahdliyin. Namun, belakangan ini seiring dengan dinamika yang berkembang di ranah politik ada gerakan-gerakan provokatif untuk membenturkan nahdliyin dengan para habaib. Padahal antara keduanya tidak ada ruang atau masalah yang menjadi pokok perbedaan untun saling benturan," ucapnya.

 

Karena itulah lanjut Gus Huda, secara institusi antara pimpinan NU dengan Rabithah Alawiyah perlu mempertegas dan memperjelas jalinan kerja sama untuk melaksanakan program atau kerja bareng. 

 

"Bentuk kongkritnya bisa macam-macam, diawali dengan silaturahim. Pimpinan Rabithah Alawiyah Banyumas yang bersilaturahim ke PCNU Banyumas itu adalah adalah Habib Ali Ridho Alatas (ketua), Habib  Lukman Assegaf (sektaris), Habib Anis Alatas (bendahara)," ungkapnya.

 

Selain itu sambungnya, silatturahim juga dihadiri Habib  Zain Alatas ( wakil ketua), Habib Abdul Kadir Mulahela (wakil ketua), Habib Haidar Assegaf (Pemuda bidang RA), dan Hasyim BSA (bidang nasab).

 

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWNU Jateng, Mahsun Mahfudl mengatakan,  aktivitas silaturahim dengan elemen-elemen dan simpul-simpul bangsa menjadi bagian program penguatan organisasi yang diprioritaskan PWNU Jateng.

 

"Terwujudnya jalinan kerja sama antara NU dengan Rabithah Alawiyah dari atas  hingga bawah ini diharapkan bisa mencegah upaya-upaya untuk menciptakan  kesenjangan antara habaib dan NU yang sengaja dihembus-hembuskab kelompok tertentu agar keutuhan bangsa retak," katanya.

 

"Kekompakan pembela ahlussunnah wal jamaah jadi rapuh, ini tidak boleh terjadi. Karena itu kami selalu membuka diri agar bisa saling tabayun," pungkasnya.

 

Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile