Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Landasan Amalan NU di Mata Para Ahli Fiqih

Landasan Amalan NU di Mata Para Ahli Fiqih
Karya ulama Indonesia berbahasa Arab yang mengupas konteks pembelaan Aswaja, sebagai respons atas berbagai aliran atau kelompok lain, perlu terus dipertambah.
Karya ulama Indonesia berbahasa Arab yang mengupas konteks pembelaan Aswaja, sebagai respons atas berbagai aliran atau kelompok lain, perlu terus dipertambah.

Ahlussunnah wal Jamaah sebagaimana dipahami lazimnya masyarakat Nahdlatul Ulama, terus dibumikan oleh para ulama, cendekia, dan aktivisnya. Di antara cendekia dan ulama muda yang perhatian terhadap hal itu adalah Jamal Makmur Asmani, doktor muda murid langsung dari KH Sahal Mahfudz, maestro fiqih dan ushul fiqh Nusantara.

 

Mas Jamal, begitu biasa kami menyapanya, dikenal sebagai penulis buku dalam berbagai disiplin ilmu, di antaranya adalah tentang pendidikan dan fiqih sosial. Dan kali ini, sahabat kami ketika sama-sama menempuh pendidikan pesantren di Jombang ini menulis kitab tentang landasan amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah berdasarkan pandangan para fuqaha, dan istimewanya dalam bahasa Arab. Mas Jamal menulis setidaknya dua kitab dalam bahasa Arab, yakni kitab yang sedang dibahas ini dan  kitab al-Fawaid al-Makkiyah fi Bayani Mandzumati al-Waraqat al-Bahiyyat. Memang, sejak menempuh pendidikan di Jombang, tulisannya banyak tersebar di media, dan aktif di berbagai diskusi dan seminar. Di Pesantren Denanyar misalnya, ada grup kajian bulanan, dan Mas Jamal pernah menyampaikan makalah tentang manhaj fiqih.

 

Karya ulama Indonesia berbahasa Arab yang mengupas konteks pembelaan Aswaja, sebagai respons atas berbagai aliran atau kelompok lain, perlu terus dipertambah. Dengan menggunakan bahasa Arab, maka diharapkan dapat dibaca penduduk bumi secara lebih luas. Di antara yang sudah dikenal adalah an-Nushush al-Islamiyyah fi al-Radd ‘ala Madzhab al-Wahhabiyyah karya Syekh Muhammad Faqih Maskumambang Gresik, Risalah Ahlissunnah wa Jamaah karya Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asyari, Hujjah Ahlissunnah wal Jamaah karya Kiai Ali Maksum Krapyak, Syarhu al-Kawakib al-Lamma’ah karya Kiai Abul Fadhal bin Abdus Syakur Senori Tuban, al-Hujjaj al-Qathiyyah fi Sihhati al-Mu’taqadat wa al-Amaliyyat karya Kiai Muhyiddin Abdusomad Jember, al-Fikrah an-Nahdliyah fi Ushul wa Furu’ Ahlisssunnah wal Jamaah karya Kiai Imaduddin Banten.

 

Kitab bersampul hijau yang diterbitkan Maktabah Lajnah Bahts al-Kutub as-Shafra’ pada Juni 2020 dengan tebal 121 halaman, dan ukuran 23x5 cm ini menggunakan font Arab yang relatif kecil, dengan 32 baris. Jika dibandingkan dengan buku al-Hujjaj al-Qathiyyah fi Sihhati al-Mu’taqadat wa al-Amaliyyat, tebal 243 halaman, dengan font Arab lebih besar, dengan 22 baris, maka kitab karya Mas Jamal ini penulis perkiraan akan mencapai hampir dua ratus halaman.

 

Kitab berjudul Aqwal al-Fuqaha fi ‘Amaliyat Jama’ah Nahdlatil Ulama ini ditulis oleh Mas Jamal dengan waktu yang relatif cepat, dikerjakan pada Rabu 4 Syawal 1441 H (27 Mei 2020) dan selesai pada Ahad 22 Syawal 2020 (14 Juni 2020). Diberi kata pengantar oleh KH Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PCNU Pati sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ulim Pakis Tayu Pati.

 

Kitab ini semakin menegaskan bahwa amaliyah warga NU ada dasarnya, baik dalam Al-Qur'an, hadits, ijma', dan qiyas sebagaimana dijelaskan dalam kitab para ulama. Kajian kitab ini meneguhkan bahwa Aswaja adalah السواد الأعظم  (golongan benar yang diikuti mayoritas ulama dan umat Islam dunia) dan amaliyah warga NU selaras dengan sumber-sumber otoritatif dalam Islam.

 

Sumber utama kitab ini adalah karya-karya Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy'ari, KH Muhammad Faqih Maskumambang, Kiai Abul Fadhal bin Syakur Senori, KH Ali Ma'shum, KH MA Sahal Mahfudh, KH Maimoen Zubair, kitab-kitab hadits dan kitab-kitab lain yang biasa dikaji di pesantren.

 

Untuk melandasi amaliyah an-Nahdliyah, kitab ini terbagi dalam dua tema besar, ushul atau aqidah, dan kedua furu’ atau fiqih. Bab awal dalam kitab ini dijelaskan fondasi tentang kajian tentang firqah najiyah (kelompok yang selamat), penjelasan terminologi sunnah, al-jama'ah dan bid'ah, ijtihad dan taqlid, maqasidus syariah, 'urf, posisi Nabi Muhammad , sahabat, tabi'in, tabi'it tabi'in, dan para ulama ahli waris para Nabi.

 

Tema berikutnya, kitab ini merangkum amaliyah warga NU, baik berkaitan dengan mayyit (tahlilan, sedekah, talqin, ta'ziyah, haul), ibadah ritual (shalat Jumat, shalat Tarawih), tempat ibadah (masjid), ekonomi (pengumpulan zakat), sosial (halal bi halal), ziarah kubur, bacaan al-Barzanji, peringatan maulid Nabi, hijrah, Isra' Mi'raj, dan lain-lain. Jumlah keseluruhannya ada sembilan belas bab.

 

Kekhasan yang membuat kitab ini istimewa adalah dengan disajikannya peta konsep, diagram, dan tabel. Sehingga memudahkan para pembaca untuk mensistematisasi dan memahaminya. Dan karena ditulis oleh ulama muda yang banyak tekun mengaji dan menulis dalam bidang fiqih dan ushul fiqih, sehingga corak fiqh wa ushulihi-nya tampak dominan. 

 

 

Peresensi adalah Yusuf Suharto, pecinta pustaka; tinggal di Jombang

 

Identitas Kitab

Judul Kitab: Aqwal al-Fuqaha fi ‘Amaliyat Jama’ah Nahdlatil Ulama

Penulis: Jamal Makmur Asmani

Penerbit: Maktabah Lajnah Bahts al-Kutub as-Shafra’

Tahun: 2020

Tebal: 121 halaman

 

BNI Mobile