Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

LAZISNU Bakal Distribusikan Daging Kurban ke Seluruh Pelosok dan 7 Negara Tetangga

LAZISNU Bakal Distribusikan Daging Kurban ke Seluruh Pelosok dan 7 Negara Tetangga
Nusantara Berkurban, Solidaritas Tanpa Batas adalah program Pengurus Pusat NU Care-LAZISNU untuk mengoptimalkan penggalangan donasi kurban hari raya Idul Adha 1441 Hijriah. (Foto: NU Online/Rahman)
Nusantara Berkurban, Solidaritas Tanpa Batas adalah program Pengurus Pusat NU Care-LAZISNU untuk mengoptimalkan penggalangan donasi kurban hari raya Idul Adha 1441 Hijriah. (Foto: NU Online/Rahman)

Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat NU Care-LAZISNU terus mengoptimalkan penggalangan donasi kurban hari raya Idul Adha 1441 Hijriah yang akan jatuh pada Jumat (31/7) mendatang. Program Nusantara Berkurban yang digagas NU Care-LAZISNU tersebut ditarget tersalurkan kepada 20 juta penerima manfaat meliputi masyarakat di 34 provinsi di Indonesia dan 7 negara tetangga. Sementara target pengadaan hewan kurban pada Idul Adha kali ini  yakni 1 juta ekor.


Ketua Steering Commitee (SC) Program Nusantara Berkurban NU Care-LAZISNU, M Wahib Emha mengatakan, penerima manfaat yang menjadi prioritas NU Care-LAZISNU adalah seluruh masyarakat Indonesia yang benar-benar terdampak Covid-19.


Selain penduduk dalam negeri, pihaknya juga menargetkan penyaluran diberikan kepada warga dunia yang sedang menghadapi persoalan. Negara-negara itu antara lain Bostina, Palestina, Maroko, Tunisia, Mesir, Sudan dan Bangladesh.


“Tagline program kurban tahun ini adalah solidaritas tanpa batas, jangkauan bantuannya diberikan kepada siapapun, di negara manapun jika dia benar-benar berhak mendapatkan daging kurban akan kita prioritaskan,” kata M Wahib Emha kepada NU Online, Jumat (3/7).


Ia menjelaskan, perbedaan pelaksanaan program kurban tahun ini dengan tahun sebelumnya hanya pada sistem karena saat ini hampir seluruh dunia menghadapi Covid-19. Karen itu dimungkinkan sistem donasi dan penyaluran disesuaikan dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.


Misalnya, untuk penyaluran di Jabodetabek, dulu dilakukan dalam bentuk hewan kurban hidup. Ada kemungkinan, tahun ini masyarakat penerima manfaat diberikan dalam bentuk daging siap saji. Apalagi jika penyalurannya diperuntukkan bagi masyarakat di zona merah Covid-19, segala kemungkinan disesuaikan dengan adaptasi kenormalan baru.


“Kalau yang luar negeri dan luar Jabodetabek sepertinya masih seperti tahun lalu, kita transfer ke LAZISNU wilayah atau LAZISNU luar negeri. Nanti mereka yang mengurusi,” tuturnya.


Selanjutnya, untuk mempercepat proses penyembelihan dan penyaluran pihaknya menggandeng vendor dan penyembelih hewan kurban. Dia menegaskan, semua perencanaan sedang dimaksimalkan agar pelaksanaan penyaluran daging kurban oleh PBNU tidak mengalami kendala berarti.


Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Aryudi AR

BNI Mobile