Dluafa di 4 Desa Terima Paket Sembako LAZISNU Mojokerto

Dluafa di 4 Desa Terima Paket Sembako LAZISNU Mojokerto
Pembagian paket Sembako LAZISNU menyapa warga 4 desa di Mojokerto. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
Pembagian paket Sembako LAZISNU menyapa warga 4 desa di Mojokerto. (Foto: NU Online/Rof Maulana)

Mojokerto, NU Online
Pagebluk Covid-19 belum berakhir. Banyak masyarakat yang terkena dampak dari virus Corona, terutama kaum dluafa yang berada di desa. Untuk kali kesekian, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur kembali menyapa warga dengan pembagian paket sembilan bahan pokok atau Sembako. 

 

Rofiuddin selaku Ketua NU Care LAZISNU Kabupaten Mojokerto mengatakan yang dilakukan merupakan program rutin serta diadakan di setiap desa melalui Unit Pengumpul Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama atau UPZISNU di tingkat kecamatan. 

 

“Untuk pekan ini diadakan di Kecamatan Jetis yang melibatkan empat desa yaitu Mlirip, Penompo, Canggu dan Sidorejo,” kata Rofiuddin kepada NU Online, Ahad (12/7).

 

Sedangkan Mahmud Bukhori menjelaskan bahwa hingga kini NU Care LAZISNU Kecamatan Jetis telah memberikan 120 paket Sembako yang dibagikan kepada masyarakat desa. Setiap desa ada sekitar 30 warga yang menerima paket sembako dan uang sejumlah 20 ribu setiap warga. 

 

Salah seorang yang menerima bantuan adalah Suparno. Dia setiap hari  berjualan dengan berkeliling ke sejumlah sekolah. Sejak Maret, dirinya tidak lagi bisa berjualan dikarenakan sekolah libur akibat dampak Covid-19 ini. 

 

“Sejak sekolah diliburkan kami tidak ada aktivitas, bisanya hanya tinggal di rumah. Dan baru beberapa minggu lalu saya berjualan di depan rumah,” katanya. 

 

Dengan bantuan yang diberikan NU Care LAZISNU Kab Mojokerto ini sedikit meringankan beban Suparno bersama keluarga. Karena itu, tida henti-hentinya dia bersama keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepduan ini.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada NU Care LAZISNU Kabupaten Mojokerto yang telah peduli dengan nasib masyarakat bawah seperti saya. Dengan bantuan ini kami bisa menghidupi keluarga untuk beberapa hari ke depan,” terang Suparno.

 

Rofiuddin mengatakan kegiatan berupa menyapa dluafa terus akan dilakukan di masa pandemi Covid-19. Jangkauannya akan menyapa sejumlah kecamatan. 

 

“Meskipun jumlah yang kami berikan tidak besar, tapi kami terus menyisir warga yang terdampak hingga ke pelosok desa,” tuturnya.

 

Dengan kekuatan kebersamaan tim NU Care LAZISNU Kabupaten Mojokerto dan dibantu UPZIS NU Care LAZISNU Kecamatan program ini akan terus berjalan. 

 

“Kami mengajak pada aghniya dan para donatur mari bersama mengulurkan tangan untuk membantu mereka yang terdampak pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. 

 

Kontributor: Rof Maulana
Editor: Ibnu Nawawi
 

BNI Mobile