Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Film 'Ayah' Karya Ansor Kota Kudus Bakal Tayang Perdana Agustus 

Film 'Ayah' Karya Ansor Kota Kudus Bakal Tayang Perdana Agustus 
Film 'Ayah' karya Ansor Kota Kudus tayang Agustus mendatang (Foto: NU Online/M Farid)
Film 'Ayah' karya Ansor Kota Kudus tayang Agustus mendatang (Foto: NU Online/M Farid)

Kudus, NU Online
Pandemi Covid-19 tak menghalangi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Kudus, Jawa Tengah menggarap film keluarga berjudul 'Ayah'. Film yang menceritakan kisah perjuangan dan kegigihan seorang ayah yang mengalami kesulitan ekonomi di masa pandemi, namun masih tetap aktif di organisasi keagamaan. 

 

"Film berdurasi 1 jam ini digarap oleh tim Sorban Film Production dan dibintangi oleh kader-kader Ansor-Banser Kecamatan Kota Kudus," jelas Produser Sorban Film PAC Ansor Kota Kudus M Irvan kepada NU Online, Senin (13/7).

 

Dijelaskan, film ini juga menceritakan sosok ayah yang tetap berusaha menyeimbangkan antara kerja dan kegiatan dalam organisasi meski kondisi ekonomi sedang terhimpit. 

 

"Kerja keras, iman, taqwa, dan tawakkal menjadi pegangan kunci dalam menata kehidupan dirinya dan keluarga juga membesarkan organisasi berhaluan aswaja yang diikutinya," ucapnya. 

 

Untuk lokasi syuting lanjutnya, Sorban Film mengambil di kompleks Masjid Agung Kudus, Taman Bojana, Rumah Sahabat, Selepan Padi Undaan, dan Pondok Demaan Kota Kudus.

 

Film 'Ayah' produksi perdana Ansor Kota Kudus bakal tayang Agustus mendatang (Foto: M Farid)

 

"Film 'Ayah' bagian dari upaya mendorong kader Ansor-Banser untuk terjun dalam dunia film. Seiring perubahan zaman dan perkembangan dunia digital, Ansor dirasa perlu memberi suguhan dan keilmuan kepada generasi milenial di dunia maya," ungkapnya.

 

“Produksi film ini menjadi salah satu upaya itu, kita bisa turut menghijaukan dunia maya, menyelaraskan gerakan dengan perkembangan yang ada,” sambung Irvan.

 

Lebih lanjut Irvan menyebut, gerakan Ansor sekarang harus berpaku pada filosofi jawa 'Anglaras Ilining Banyu, Angili Ananging Ora Keli'. Maknanya, kita harus selaras mengikuti arus air, mengalir bersama tetapi tidak hanyut olehnya. Filosofi itu ada dalam Serat Loka Jaya, Sunan Kalijaga.

 

“Untuk itu, dengan pembuatan film ini diharapkan akan ada inovasi yang lebih baik dari kader-kader Ansor ke depan dalam berdakwah lewat media,” ucapnya.

 

Sutradara film H Ubaidillah Andoko menambahkan, proses pembuatan film ditargetkan rampung pada bulan Agustus 2020. Saat ini penggarapan masih dalam tahap pengambilan gambar (syuting) sekitar dua sampai tiga kali. Setelah itu masuk dapur produksi untuk tahap editing sekitar dua minggu pertama pada bulan Agustus.

 

“Jadi, kita luncurkan di akhir periode kepengurusan Ansor Kota Kudus, yaitu akhir Agustus ini, Insyaallah,” kata Andoko.

 

Adapun trailer resminya bisa ditonton pada link https://youtu.be/NExQ7kG6Ano. 

 

Kontributor: M Farid
Editor: Abdul Muiz
 

BNI Mobile